BANGUN DAN (MAU) BERUBAH



Suatu hari Khalifah Umar bin Khattab bertemu seorang kakek yang sudah sepuh, bertanyalah beliau kepadanya,

“Kakek, berapa umur kakek sekarang?”
“Umur saya baru empat tahun wahai khalifah”

Saat itu orang yang berada di samping Khalifah Umar spontan menegurnya,
“Tidak taukah engkau sedang berbicara dengan Amirul Mukminin?”

“Tidak apa-apa, kita dengarkan dulu penjelasan beliau mengapa umurnya baru empat tahun” Khalifah Umar menenangkan sahabatnya.

“Wahai Khalifah, umur saya memang baru empat tahun. Sebab selama hidup saya jauh dari Allah. Saya hidup tapi seperti tidur. Baru empat tahun lalu saya menyadari hal ini, lalu saya kuatkan diri saya untuk bangun dari tidur panjang saya dan berubah memperbaiki diri saya ini”

Ucapan jujur si kakek ini membuat Khalifah Umar dan orang yang disampingnya menangis.

Bahkan sampai detik ini ucapan si kakek masih tetap saja membuat kita menangisi diri sendiri sebab berapa banyak kita yang mendapati dirinya lemah dan tidak mampu berubah.

Seandainya Khalifah Umar berada di hadapan kita dan bertanya pertanyaan yang sama, lalu apa jawaban kita? Berapakah usia kita? Sedangkan saat ini kita masih saja lelap dalam tidur panjang ini.

Bahkan Khalifah Ali bin Abi Thalib mengenang lagi peristiwa tersebut dengan nasihatnya, “Alangkah banyaknya orang yang tidur selama di alam dunia ini, mereka baru bangun setelah di alam kubur”

Pilihan ada di tangan kita. Mau membangunkan diri sendiri sekarang juga saat masih ada kesempatan?

Salam Hijrah.
โฒ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

โœ๐ŸปUstadz Arafat


Semoga Ramadhan tahun ini sudah kita persiapkan lebih matang dan dari sekarang menyiapkan misi visi hidup kita yang bermakna.

Ini Ibu Mereka”oleh : Ust. Budi Ashari Lc,



Hindun binti Utbah. Saat anaknya masih kecil, ada yang berkata kepada ibunya bahwa kelak anak ini menjadi pemimpin bagi kaumnya.
Hindun berkata, โ€œCelakalah dia, kalau hanya menjadi pemimpin bagi kaumnya saja!โ€
Anak itu besar dan benar memimpin bumi, bukan hanya kaumnya. Muawiyah radhiallahu anhu.
(Inilah Ibu yang tak rela dengan hasil yang sederhana)

Seorang ibu. Suatu hari dia berkata pada anaknya, โ€œNak, tuntutlah ilmu. Aku yg mencukupimu dengan tenunanku. Nak, jika kamu telah menulis sepuluh hadits, maka lihatlah jiwamu apakah ia bertambah takut, lembut dan wibawa. Jika kamu tidak melihat itu ketahuilah bahwa ia membahayakanmu dan tidak manfaat bagimu.โ€
Dan lahirlah seorang pakar ilmu besar bidang hadits dan faqihnya Arab. Sufyan ats Tsauri rahimahullah.
(Ibu yang berjuang membiayai pendidikan anaknya dan membimbing dengan nasehat mahalnya)

Seorang ibu. Dia hampir tak pernah melewatkan malam-malamnya untuk menangis dan berdoa dalam qiyamnya. Hingga suatu hari ibu ini bermimpi melihat Nabi Ibrahim yg memberi kabar gembira hasil banyaknya doa dan derasnya air mata. Kabar gembira tentang anaknya yg bisa melihat kembali setelah buta sejak kecil. Dan benar pagi itu, anaknya bisa melihat.
Di usia anaknya yang ke-16 tahun, ibu ini mengantarkannya ke Mekah untuk haji sekaligus duduk di pusat ilmu Islam. Agar kelak ia pulang menjadi amirul mukminin bidang hadits. Beliau adalah Imam Al Bukhari rahimahullah.
(Ibu yang membangun kesholihannya untuk anaknya dan mengawal pendidikannya)

Terkadang dari rahim seorang ibu lahir bayi yang kelak bermanfaat bagi seluruh umat Muhammadโ€ฆ
Untukmu, para ibu dan calon ibuโ€ฆ

Stop gak enakan

mindset dan cara stop menjadi orang yang ngerasa gaenak2an, tips berhenti menjadi people pleaser

Terkadang kita harus belajar menolak orang yang minta bantuan kepada kita, jika itu membuat kita terdzalimi dan justru bantuan kita malah membuat banyak orang yang terdzalimi. Ada waktunya dan batasan kita harus bisa menempatkan ketidak enakkan kita terhadap orang lain. Membantu pun harus dengan ilmunya dan dengan cara yang cerdas. Misal kita tidak boleh membantu dalam kedzaliman/ Maksiat, membantu ini itu, tapi membuat tanggung jawab yang lain tercecer.
Kita juga harus belajar ketika punya teman yang tidak enakkan, jangan manfaatkan dia dengan ketidak enakkannya itu, karena kasihan akan membuatnya terbebani walaupun dia tidak bilang langsung kepada kita.
Belajar mengkaji rasa karena kita berhadapan dengan manusia yang memiliki hati.

โคSELF aware !
kamu harus sadar bahwa kamu punya kendali atas diri sendiri

โค DOING TOO MUCH HURT. RATHEN THAN HELPS !
ketika kamu ngelakuin hal yang berlebihan itu justru ngebuat suatu hubungan , hubungan apspun itu ya , jadi over functioning dan itu gk baik

โค BEING AUTHENTIC
kamu harus faham pentingnya jadi diri yang apa adanya daripada kamu selalu nurutin kemauan oranglain, coba deh kamu lebih menghargai diri sendiri kaya apa yang kamu mau

โคSTOP kebiasaan bilang IYA ,
Ini [PRO-TIPS] .

ketika dihadapkan dengan suatu hal jangan buru2 bilang IYA , ganti dengan : nanti aku kabarin lagi ya , atau maaf mungkin lain waktu, maaf xxxxxxx โ€ฆ Jadi kamu bisa mikir2 dulu

Semoga manfaat ๐Ÿ™๐Ÿป

MENGATASI STRESS SAAT MENGASUH ANAK


by : bendri jaisyurrahman (IG : @ajobendri)

1| Kerja yang padat, fisik yang lelah, anak-anak yang sulit diatur, utang yang menumpuk, berujung pada stress. Dampaknya marah-marah ke anak

2| Akibatnya anak jadi tak nyaman berinteraksi. Lebih senang di luar rumah, bermain dengan teman. Pulang bawa perilaku membangkang. Ortu pun makin stress

3| Bagi anak usia dini, saat berinteraksi dengan ortu yang stress akan kehilangan rasa nyaman dan cenderung pasif tak bisa berprestasi

4| Anak pun juga belajar cara ekspresikan perasaan dari ortu yang stress. Jika marah ia membentak, melempar, bahkan memukul

5| Ikatan emosional juga cenderung berkurang yang berujung hilangnya rasa nyaman dan percaya. Saat remaja ‘tertutup’ dari orang tua

6| Stress ibarat sampah. Sementara anak seharusnya menerima bunga. Mengasuh dengan stress menjejalkan sampah hingga menumpuk di anak

7| Ingat-ingat kembali tentang harapan saat menikah yakni memiliki anak, hadiah dari Allah. Tegakah kita menyakiti amanah Allah ini?

8.| Sementara begitu banyak pasangan yg belum dikaruniakan anak? Bersyukurlah dengan cara tidak menyakiti anak dalam kondisi apapun

9| Kenali pemicu stress : lapar, ngantuk, lelah ataupun sedih. Jika alami hal tersebut lebih baik menghindar dari anak agar tak jadi korban

10| Coba jujur akan masalah yang dihadapi. Apakah dari luar atau dari perilaku anak? Jangan sampai marah-marah ke anak tersebab kita habis dimarahi oleh bos. Atau gara-gara nonton adegan di sinetron BHSI

11| Kerjasama antarpasangan amatlah membantu. Saat kita stress minta pasangan kita untuk memegang anak dulu. Atau cari pihak lain yang amanah

12| Ingatlah, bahwa anak ini tanggung jawab bersama. Jadi bukan hanya satu pihak yang mengasuh. Apalagi kalau memiliki anak yang banyak. “Hayati lelah, Bang”

13| Sekali-kali rencanakan waktu sendiri > “me time” guna melakukan relaksasi dan refleksi diri. Jika sudah relax, lebih mudah mengatasi masalah anak

14| Buat program “me time” dalam sepekan beberapa jam. Agar tidak banyak emosi negatif yang menumpuk. Komunikasikan ke pasangan

15| Analisis kembali perilaku anak yang bisa menambah stress dan siapkan antisipasinya. Contoh : anak rebutan mainan ยป apakah beli mainan baru? Hehe ini mah pihak ayah yang malah jadi stress

16| Banyak baca-baca buku tentang anak. Kadang pemicu stress karena ketidaktahuan akan tahap kembang anak. Jika perlu bertanya kepada ahli

17| Kalau terlanjur stress ketika bersama anak, tarik nafas dalam-dalam guna mengurangi ketegangan syaraf. Tapi jangan dikeluarkan dari bawah pas ada suami. Suami ngamuk, tambah stress ๐Ÿคญ

18| Ubah posisi tubuh. Jika sedang di atas pohon segera turun ๐Ÿ˜Š. Jika sedang berdiri segera duduk. Jika duduk segera berbaring atau keluar rumah agar dapat suasana baru

19| Ungkapkan perasaan secara jujur kepada anak “Maaf ya nak. Bunda kesal kamu teriak-teriak trus. Bunda jadi terganggu”. Anak belajar ungkap perasaan

20| Segera minta bantuan pihak lain jika makin stress. Tinggalkan anak sejenak. Jangan ikuti emosi saat itu. Rugi

21| Jika kesal berkecamuk terhadap perilaku anak, pandangi fotonya saat bayi. Tegakah kita menyakiti bayi yang sudah tumbuh itu?

22| Segera berwudhu dan sholat 2 rakaat. Jika sedang berhalangan, bagi para ibu, cukup wudhu saja. Doa dan curhat jujur kepada Pemberi Amanah

23| Minta maaf kepada Allah karena hendak marah sama anak yg merupakan pemberianNya. Berharap Allah kasih jalan segera dan lembutkan hati

24| Jika terlanjur marah kepada anak, dan Anda tersadar. Buru-buru minta maaf. Jangan biarkan anak terlalu lama dalam prasangka ‘takut’ kepada kita

25| Semoga kita bisa kendalikan stress agar anak selalu terjaga perasaannya. Terus berlatihlah kendalikan emosi kita. Silahkan sebar jika ada guna.

KAU MARAH DAN MEMBENTAK ANAKMU?

Ketika ia minta ditemani tidur, padahal tubuhmu sudah lelah, dan engkau tau bahwa ia bisa tidur sendiri. Lalu, rengekkannya menaikan emosi, maka tanpa terkontrol lagi, keluarlah suara tinggi, membentak, dan atau sikap yang tidak menyenangkan lainnya.

Ia pun terdiam. Kaget. Tapi, sebetulnya lebih dari itu, hati kecilnya terluka.

Ia lalu dengan patuhnya naik sendiri ke atas tempat tidur, memeluk guling, menghadap dinding, dan berusaha menenangkan hati yang terluka dan meminimalisir rasa sedih.

Sebetulnya, ia hanya ingin bersamamu. Hanya tidak tahu bagaimana memintanya dengan cara menyenangkan. Ia hanya ingin dekat denganmu, karena hanya bau tubuhmu yang memberikannya kenyamanan. Sayangnya, otak kecilnya belum cukup bersambungan untuk mengerti, bahwa.. engkau sudah letih,lelah, capek… dengan segala aktifitasmu yang dimulai bahkan sebelum matahari menunjukkan dirinya. Ia belum paham.

Maka dalam sedihnya, menghadap dinding, ia pun perlahan terlelap.

Perlahan tapi pasti, rasa sedih dan menyesal itu menyelinap perlahan kedalam hatimu. Engkau sadar, reaksimu tadi berlebihan. Teriak tadi terlalu kencang, atau apapun itu, yang membuat hati kecil buah hatimu terluka, sebetulnya tidak perlu segitunya.

Lalu, dengan dada yang penuh sesak dengan penyesalan.. engkau berbalik dan memandang tubuh dan wajah kecilnya yang sudah terlelap karena sedih tadi. Engkau ciumi wajah itu, terkadang menetes airmata tanpa terasa. Kau ciumi tangan mungil itu. Memohon maaf padanya, saat ia tidak sadar akan kehadiranmu disitu.

Sudah berapa kali seperti ini?

Akan berapa kali lagi?

Kenapa emosi susah sekali dikontrol, terutama ketika sedang letih atau mengantuk yang luar biasa? Atau ketika melihat rumah yang tak kunjung rapi? Daftar kerjaan yang seakan tidak berkurang sejak pagi?

Lalu menyesal dan mengulangi lagi.

Mungkin esok bukan milik kita lagi.
Mahluk kecil itu milik Ilahi, yang dititipkan ke tanganmu, untuk kau jaga sementara waktu. Diciptakan oleh NYA, agar ia sepenuhnya bergantung padamu diusianya yang sekecil
ini. Mengapa sulit untuk dimengerti ketika lelah melanda, bahwa ia tidak memiliki perasaan apapun terhadapmu, kecuali rasa CINTA.

Yang masih ia pelajari cara untuk mengungkapkannya dengan segala sikap, suara, bentuk dan rasa. Ia hanya ingin dekat denganmu, itu saja! Setiap waktu. Selalu.

Oleh sebab itu, jika semua perasaan lelah, letih, putus asa, ngantuk, kesel sedang melandamu, lalu ia datang padamu dengan keinginan tubuh kecilnya yang sebetulnya tidak seberapa itu… tarik nafas, istighfar, senyum dan menunduk lah. Tatap matanya dan perhatikan keinginannya. Jika engkau belum bisa memenuhinya sekarang, senyum.. jawab baik-baik.

Insha Allah perlahan ia akan mengerti, bahwa penolakanmu bukan berarti kau tidak mencintainya, hanya penundaan sementara. Perlahan ia akan mengerti dan belajar untuk melakukan itu sendiri, tanpa bantuanmu dan pendampingamu lagi.

Perlahan.. ia akan melepaskan genggamanmu.. dan kuat bangun dan berjalan sendiri.

Perlahan..

Sabarlah wahai bunda, ingatlah rengekannya hanyalah ungkapan sayangnya padamu. Betapa ia tidak bosan mengharapmu senantiasa disisi. Sabarlah mama… ada waktunya nanti, tidur mama tidak terganggu lagi, rumah akan senantiasa bersih.

Tapi untuk sekarang mama, hadapilah tangisan, rengekkan dengan : tarikan nafas, senyum, dan merendahkan tubuhmu setara dengan pandangan matanya.. senyum dan pandanglah ia. Buah hatimu tidak akan sekecil itu selamanya.

Smile mama.. those little angels, they only have โค๏ธ for you.


#WinaRisman
#SelfReminder

Ibu Para Ulama


Seorang wanita, baik ibu maupun saudari perempuan adalah pilar masyarakat.Mereka memiliki peranan besar dalam mendidik dan mengawasi pertumbuhan anak-anak.Mereka pula yang membantu para suami fokus kala bekerja.Di antara contoh idelanya adalah ibu kita, Khadijah radhiallahu โ€˜anha, istri Rasulullah ๏ทบ. Beliau adalah seorang wanita super istimewa.Keistimewaannya adalah penghargaan terhadap peranan-peranannya.Ia adalah seorang wanita yang sukses dalam bisnis. Bertanggung jawab di rumah dan berperan untuk anak-anaknya.Lihatlah anak-anaknya, terwarisi karakter mulia dan luhur. Ia adalah orang yang terbaik bagi Rasulullah ๏ทบ.

Membaca kisah hidup para ulama, para pembimbing umat dan masyarakat, Anda akan menyaksikan bagaimana ibu mereka mendidik dan menanamkan karakter mulia kepada mereka. Ibu mereka menanamkan dasar-dasar agama dan pokok-pokok akidah islamiyah untuk buah hatinya.Lalu pribadi-pribadi mulia tertempa menjadi anak-anak akhirat bukan anak-anak dunia.

Ketika kita lupa dan lalai terhadap peranan ini, maka akan lahirlah generasi yang gamang akidah dan agamanya. Generasi yang mudah terombang-ambing tak berprinsip.Mereka tergerus mengalir bersama zaman, terbang bersama hembusan angin pemikiran.

Sejarah kita mencatat contoh ibu-ibu yang istimewa.Ibu-ibu yang melahirkan tokoh-tokoh besar ulama Islam.Mereka inilah yang terdepan untuk dijadikan teladan, wahai pemudi-pemudi Islam.

Pertama: al-Khansa, Tumadhar binti Amr bin al-Harits Ibu Para Mujahid

Ketika umat Islam bersiap dan menghitung jumlahpasukan menghadapi Perang Qadisiyah, saat itu pula al-Khansa bersama empat orang putranya siap berangkat bersama pasukan berjumpa dengan pasukan Persia.

Dalam sebuah kemah di tengah ribuan kemah lainnya, al-Khansa mengumpulkan keempat putranya.Ia berwasiat, โ€œAnak-anakku, kalian memeluk Islam dengan penuh ketaatan dan hijrah dengan penuh kerelaan. Demi Allah, yang tidak ada sesembahan yang hak kecuali Dia, sungguh kalian terlahir dari ibu yang sama. Aku tidak pernah mengkhianati ayah kalian.Tak pernah mempermalukan paman kalian.Tak pernah mempermalukan nenek moyang kalian.Dan takpernah pula menyamarkan nasab kalian. Kalian semua tahu balasan besar yang telah Allah siapkan bagi seorang muslim dalam memerangi orang-orang yang kafir. Ketahuilah (anak-anakku), negeri yang kekal itu lebih baik dari tempat yang fana ini. Allah Taโ€™ala berfirman,

ูŠูŽุงุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุงุตู’ุจูุฑููˆุง ูˆูŽุตูŽุงุจูุฑููˆุง ูˆูŽุฑูŽุงุจูุทููˆุง ูˆูŽุงุชู‘ูŽู‚ููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู„ูŽุนูŽู„ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุชููู’ู„ูุญููˆู†ูŽ

โ€œHai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.โ€ (QS:Ali Imran | Ayat: 200).

Andaikata esok kalian masih diberi kesehatan oleh Allah, maka perangilah musuh kalian dengan gagah berani, mintalah kemenangan kepada Allah atas musuh-musuh-Nyaโ€.

Ketika sinar pagi telah terbit, kedua pasukan pun bertemu.Gugurlah orang-orang yang ditakdirkan gugur. Dan mereka yang ditakdirkan hidup, akan tetap hidup walaupun berangkat mencari kematian.

Usai peperangan, al-Khansa mencari kabar tentang putra-putranya.Kabar syahid anak-anaknya sampai kepadanya.Ia berkata, โ€œSegala puji bagi Allah yang telah memuliakanku dengan kematian mereka. Aku berharap Rabku mengumpulkanku bersama mereka dalam kasih sayang-Nya.โ€

Kedua: Ibu Sufyan ats-Tsaury

Sufyan ats-Tsaury adalah tokoh besar tabiโ€™ at-tabiโ€™in.Ia seorang fakih yang disebut dengan amirul mukminin fil hadits (pemimpin umat Islam dalam hadits Nabi). Di balik ulama besar generasi ketiga ini, adaseorang ibu yang shalihah.Ibu yang mendidik dan menginfakkan waktu untuk membimbingnya.Sufyan mengisahkan, โ€œSaat aku berencana serius belajar, aku bergumam, โ€˜Ya Rab, aku harus punya penghasilan (untuk modal belajar pen.)โ€™.Sementara kulihat ilmu itu pergi dan menghilang.Apakah kuurungkan saja keinginan belajar.Aku memohon kepada Allah agar Dia (Yang Maha Pemberi rezeki) mencukupikuโ€.

Beliau merasa bimbang jika menuntut ilmu, maka butuh modal dan bekal.Jika mencari modal dan bekal tidak bisa fokus belajar.Karena ilmu itu mudah pergi dan menghilang.

Datanglah pertolongan Allah melalui ibunya. Ibunya berkata, โ€œWahai Sufyan anakku, belajarlah..aku yang akan menanggumu dengan usaha memintalkuโ€.

Ibunya menyemangati, menasihati, dan mewasiatinya agar semangat menggapai pengetahuan.Di antara ucapan ibunya adalah โ€œAnakku, jika engkau menulis 10 huruf, lihatlah!Apakah kau jumpai dalam dirimu bertambah rasa takutmu (kepada Allah), kelemah-lembutanmu, dan ketenanganmu?Jika tidak kau dapati hal itu, ketahuilah ilmu yang kau catat berakibat buruk bagimu.Ia tidak bermanfaat untukmuโ€.

Inilah di antara bentuk perjuangan ibu Sufyan ats-Tausry.

Ketiga: Ibu Imam Malik bin Anas

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Uwais, โ€œAku mendengar pamanku, Malik bin Anas, bercerita, โ€˜Dulu, sewaktu aku kecil, ibuku biasa memakaikanku pakaian dan mengenakan imamah untukku. Kemudian ia mengantarkanku kepada Rabiโ€™ah bin Abi Abdirrahman. Ibuku mengatakan, โ€˜Anakku, datanglah ke majelisnya Rabiโ€™ah.Pelajari akhlak dan adabnya sebelum engkau mempelajari hadits dan fikih darinyaโ€™.โ€

Keempat: Ibu Imam asy-Syafiโ€™i

Ayah Imam asy-Syafiโ€™i wafat dalam usia muda. Ibunyalah yang membesarkan, mendidik, dan memperhatikannya hingga kemudian Muhammad bin Idris asy-Syafiโ€™i menjadi seorang imam besar. Ibunya membawa Muhammad kecil hijrah dari Gaza menuju Mekah.

Di Mekah, ia mempeljari Alquran dan berhasil menghafalkannya saat berusia 7 tahun. Kemudian sang ibu mengirim anaknya ke pedesaan yang bahasa Arabnya masih murni. Sehingga bahasa Arab pemuda Quraisy ini pun jadi tertata dan fasih.

Setelah itu, ibunya memperhatikannya agar bisa berkuda dan memanah. Jadilah ia seorang pemanah ulung. 100 anak panah pernah ia muntahkan dari busurnya, tak satu pun meleset dari sasaran.

Dengan taufik dari Allah ๏ทป kemudian kecerdasan dan kedalaman pemahamannya, saat beliau baru berusia 15 tahun, Imam asy-Syafiโ€™i sudah diizinkan Imam Malik untuk berfatwa. Hal itu tentu tidak terlepas dari peranan ibunya yang merupakan seorang muslimah yang cerdas dan pelajar ilmu agama.

Imam asy-Sayfiโ€™i bercerita tentang masa kecilnya, โ€œAku adalah seorang anak yatim.Ibukulah yang mengasuhku. Namun ia tidak memiliki biaya untuk pendidikankuโ€ฆ โ€ฆaku menghafal Alquran saat berusia 7 tahun. Dan menghafal (kitab) al-Muwaththa saat berusia 10 tahun.Setelah menyempurnakan hafalan Alquranku, aku masuk ke masjid,duduk di majelisnya para ulama.Kuhafalkan hadits atau suatu permasalahan.Keadaan kami di masyarakat berbeda, aku tidak memiliki uang untuk membeli kertas.Aku pun menjadikan tulang sebagai tempat menulisโ€.

Walaupun memiliki keterbatasan materi, ibu Imam asy-Syafiโ€™i tetap memberi perhatian luar biasa terhadap pendidikan anaknya.

Kelima: Ibu Imam Ahmad bin Hanbal

Ibu Imam Ahmad bernama Shafiyah binti Maimunah binti Abdul Malik. Ayahnya wafat di usia muda, 30 tahun. Ibunya pun hidup menjanda dan enggan menikah lagi, walaupun usianya belum mencapai 30 tahun.Ia hanya ingin fokus memenuhi kehidupannya untuk anaknya. Buah usahanya adalah yang kita tahu saat ini.Imam Ahmad menjadi salah seorang imam besar bagi kaum muslimin.ia adalah imam madzhab yang empat. Semoga Allah merahmati ibu Imam Ahmad.

Keenam: Ibu Imam al-Bukhari

Imam al-Bukhari tumbuh besar sebagai seorang yatim.Ibunyalah yang mengasuhnya.Ibunya mendidiknya dengan pendidikan yang terbaik.Mengurus keperluannya, mendoakannya, dan memotivasinya untuk belajar dan berbuat baik.

Saat berusia 16 tahun, ibunya mengajak Imam al-Bukhari bersafar ke Mekah.Kemudian meninggalkan putranya di negeri haram tersebut. Tujuannya agar sang anak dapat menimba ilmu dari para ualma Mekah. Dari hasil bimbingan dan perhatian ibunya, jadilah Imam al-Bukhari seperti yang kita kenal saat ini.Seorang ulama yang gurunya pernah mengatakan, โ€œTidak ada orang yang lebih hebat darinya (dalam ilmu hadits)โ€.

Ketujuh: Ibu Ibnu Taimiyah

โ€œDemi Allah, seperti inilah caraku mendidikmu. Aku nadzarkan dirimu untuk berkhidmat kepada Islam dan kaum muslimin.Aku didik engkau di atas syariat agama.Wahai anakku, jangan kau sangka, engkau berada di sisiku itu lebih aku cintai dibanding kedekatanmu pada agama, berkhidmat untuk Islam dan kaum muslimin walaupun kau berada di penjuru negeri. Anakku, ridhaku kepadamu berbanding lurus dengan apa yang kau persembahkan untuk agamamu dan kaum muslimin. Sungguh โ€“wahai ananda-, di hadapan Allah kelak aku tidak akan menanyakan keadaanmu, karena aku tahu dimana dirimu dan dalam keadaan seperti apa engkau. Yang akan kutanyakan dihadapan Allah kelak tentangmu โ€“wahai Ahmad- sejauh mana khidmatmu kepada agama Allah dan saudara-saudaramu kaum musliminโ€.

Inilah surat yang ditulis ibu Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah kepada dirinya, setelah beliau memohon izin kepada sang ibu untuk tetap tinggal di Mesir.

Surat ini memberikan kesan yang cukup mendalam kepada kita tentang bagaimana sosok ibunda Ibnu Taimiyah.Wanita shalihah yang berorientasi akhirat.Wanita kuat yang lebih senang anaknya bermanfaat bagi orang banyak ketimbang untuk dirinya sendiri.Wanita cerdas yang menjadikan anaknya investasi untuk kehidupan setelah kematian.

Ibunda Ibnu Taimiyah memberikan kesan bahwa ia adalah wanita yang teguh jiwa dan hatinya. Semoga Allah merahmatinya.

Kedelapan: Saudari Imam Ibnu Hajar al-Asqalani

Ia adalah seorang wanita yang cerdas dan senang menelaah buku-buku. Ibnu Hajar memujinya dengan mengatakan, โ€œIa adalah ibuku setelah ibuku (yang melahirkanku pen.)โ€.Ia adalah seorang wanita yang memiliki banyak ijazah dari ulama Mekah, Damaskus, Balbek, dan Mesir.

Ibnu Hajar mengatakan, โ€œIa mempelajari khat, menghafal banyak surat Alquran, termasuk orang yang banyak menelaah buku, dan ia pandai dalam hal ituโ€.Kata Ibnu Hajar pula, โ€œIa baik dan sangat sayang kepadakuโ€.

Karena begitu besar pengatuh saudarinya dalam kehidupannya, sampai-sampai Ibnu Hajar membuat syair tentangnya ketika ia meninggal.

Kesembilan: Ibu Abdurrahman bin an-Nashir

Amirul mukminin Abdurrahman bin an-Nashir adalah penguasa Andalusia yang kala itu tengah dilanda kegoncangan. Kemudian ia berhasil membuat wilayah itu stabil. Ia berhasil memimpin pasukannya masuk ke jantung wilayah Perancis dan sebagian wilayah Swiss. Kemudian menguasai Italia.Ia pun menjadi raja terbesar di Eropa.

Di belakangnya ada seorang wanita yang berhasil mendidik dan membinanya.Abdurrahman an-Nashir adalah seorang yatim yang dibesarkan ibunya. Sang ayah tewas dibunuh pamannya saat Abdurrahman masih kecil.

Kesepuluh: Ibu Sultan Muhammad al-Fatih

Setelah shalat subuh, Ibu Sultan Muhammad al-Fatih mengajarinya tentang geografi, garis batas wilayah Konstantinopel. Ia berkata, โ€œEngkau โ€“wahai Muhammad- akan membebaskan wilayah ini. Namamu adalah Muhammad sebagaimana sabda Rasulullah ๏ทบ. Muhammad kecil pun bertanya, โ€œBagaimana aku bisa membebaskan wilayah sebesar itu wahai ibu?โ€ โ€œDengan Alquran, kekuatan, persenjataan, dan mencintai manusiaโ€, jawab sang ibu penuh hikmat.

Itulah ibu Muhammad al-Fatih, mendidik anaknya di waktu berkah pagi hari.Dia tidak membiarkan anaknya terbiasa dengan tidur di waktu pagi.Ia lakukan sesuatu yang menarik perhatian sang anak.Memotivasinya dengan sesuatu yang besar dengan dasar agama dan kasih sayang, bukan spirit penjajahan.

ORANG YG BERUSAHA UNTUK TERUS MENJAGA KESHALIHAN DIRINYA, MAKA AKHIR HIDUPNYA PUN AKAN DIJAGA ALLAAH AGAR TETAP SHALIH..


Sahabat ku semua.. Yuuk kita doakan.. Semoga seluruh penumpang muslimin maupun muslimat yg jatuh dlm kecelakaan pesawat Sriwijaya diampuni ALLAAH SWT & diterima amal2 nya.. ALLAAHumma amiin yaa RABB..

Sayapun baru tahu, ternyata pilot pesawat adalah Capt. Afwan (yg berkopiah putih di foto).. Yg katanya rajin shalat & juga sering mengisi Taushiyyah di Mesjid.. Seorang yg shalih insya ALLAAH.. Wala uzakki ahadan illaLLAAH..

Dari namanya, kita bs mengetahui maknanya yg dalam, yaitu Afwan (minta maaf).. Kami semua tlah memaafkan mu wahai Capt Afwan & kamipun mendoakan mu juga..

Lihat juga pesan terakhirnya wahai semua.. Yaitu agar temannya Agung, tak lupa shalat Shubuh.. Sungguh pesan terakhir yg sangat indah..

Semoga ALLAAH SWT menerima amal mu semua & memberikan pahala Syahid pada mu Capt.. Dan juga pada seluruh muslimin muslimat yg wafat dlm kecelakaan pesawat Sriwijaya kemarin.. Sb tenggelam termasuk dlm kategori yg bs mendapatkan syahid..

ALLAAHumma aamiin yaa RABB.. Lahumul Fatihah.. ๐Ÿคฒ๐Ÿ˜ญ๐Ÿคฒ

๐ŸŒปInspiring Story๐Ÿ’ฆ

BAJU TAMBALAN IBU

Mr. Marzuki Usman

***SUATU hari, Zacky mengalami kecelakaan mobil. Untungnya, kecelakaan itu tidak parah, dia hanya mengalami luka terkilir.
***Ketika membawa mobilnya yang rusak ke bengkel, tiba-tiba dia sadar bahwa rumah orangtuanya tidak jauh dari bengkel tersebut, dan karena sudah cukup lama tidak menjenguk mereka, dia pun mampir ke rumah orangtuanya.

***Zacky mampir ke rumah orangtuanya dan menginap semalam.
***Keesokan harinya, saat akan pulang, dia melihat pakaian robeknya kemarin telah dijahit oleh ibunya. Zacky sedikit tersentuh dan kemudian bergumam: “Uangku banyak, nanti dibuang saja baju itu sesampainya di rumah!”

***Namun, karena terlalu sibuk dengan pekerjaannya, Zacky pun lupa sesampainya di rumah. Dia mengenakan pakaian yang ditambal ibunya itu dan pergi ke berbagai jamuan. Bahkan berhasil mencapai kesepakatan bisnis besar yang sudah lama ditunggu-tunggu.

***Setelah sibuk sampai malam, tiba-tiba dia baru menyadari masih mengenakan pakaian yang ditambal ibunya, kemudian dia melepas pakaian itu dan dibuang ke tong sampah.

***KEESOKAN paginya, bisnis yang dibicarakan kemarin secara resmi ditandatangani. Klien bertanya kepadanya, โ€œMengapa pakaian tambal yang Anda kenakan kemarin itu tidak dipakai lagi hari ini ?โ€

*** โ€œO..pakaian itu mau dicuci,โ€ sahutnya tersenyum malu.

***Klien besarnya itu menepuk pundaknya dan berkata, โ€œAnda mungkin tidak tahu, kami menandatangani kontrak dengan Anda karena melihat tambalan kecil pada pakaian yang Anda kenakan. Dari pakaian itu, kami dapat menilai bahwa Anda adalah orang yang sederhana dan pekerja keras. ***Bagi kami, sosok orang yang sederhana dan pekerja keras itu jelas merupakan mitra terbaik!โ€

***Saat pulang ke rumah, Zacky mencari pakaian tambal itu dari tong sampah. Dia mencucinya dan digantung di sudut lemari yang tidak mencolok, siapa tahu nanti berguna, gumamnya.

***SATU minggu berlalu, suatu pagi saat akan berangkat kerja, Zacky didatangi dua petugas polisi. Ternyata pada malam minggu lalu, salah satu kliennya diculik dan dihabisi. Kawanan penculik ditangkap malam itu juga.
***Selama interogasi, mereka mengaku bahwa mereka awalnya ingin menculik Zacky, jadi pagi ini, polisi menemui Zacky untuk mengingatkannya.

***Sontak saja, Zacky tercengang mendengarnya dan bertanya kepada polisi : โ€œLalu mengapa mereka akhirnya tidak menculikku ?โ€

*** โ€œKarena mereka melihat Anda mengenakan pakaian yang ditambal, lalu menduga Anda tidak sekaya yang dibayangkan, mereka berpikir tidak mungkin seorang pengusaha kaya memakai pakaian yang ditambal,โ€ kata Polisi.

***Perasaan Zacky bergejolak tak menentu setelah mendengar keterangan polisi, tak disangka tambalan yang tak terduga itu telah menyelamatkan nyawanya.
***Setelah petugas polisi pergi, Zacky segera mengambil pakaian itu, dia mengelus jahitan di pakaiannya sambil membayangkan wajah ibunya, dan tanpa bisa ditahan dia pun menangis seperti anak kecil.

***KASIH ibu itu bagaikan tetesan air mata, meski tak bersuara, tetapi bisa meresap sampai ke relung hati yang kering; dia biasa-biasa saja, tetapi mengandung sebuah keagungan yang luar biasa !

***Terkadang, ibu adalah setetes obat yang mujarab. Dapat menyelamatkan jiwa orang yang kritis ;

***Terkadang, kasih ibu bagaikan seberkas cahaya penuntun di lautan kehidupan.

***Menuntun kita keluar dari kegelapan, mengikuti cahaya terang.

***Siapa yang bisa mengukur dan benar-benar bisa membalas jasa dari kasih ibu yang mulia ini ?

***Jadilah anak yang berbakti, sering-seringlah pulang menjenguk kedua orangtuamu !

Ibuku Pahlawanku!๐ŸŒน๐Ÿ’•

Sederhana



โ€œMa, siang ini makan apa?โ€ pertanyaan bocah kecilku.

โ€œItuโ€ jawabku sambil menunjuk ke meja makan yang ditutup oleh tudung saji. Sambil melihat isinya, kelihatan mukanya yang mulai kecewa.

โ€œCuma itu aja?โ€ tanyanya.

โ€œIyaa, itu bukan cuma nak, itu enak dan banyak, ada ikan asin masak sambel, sayur labu santan, telor ceplok dan tempe kecapโ€ jawab saya.

Ia menggeleng lesu, menutup kembali tudung saji dan berlalu.

โ€œMemangnya adik nggak lapar?โ€ tanya saya. โ€œEnggakโ€ jawabnya lesu, lalu pergi.

Pernah mengalami?
Atau sering?

Terkadang, kita tidak sadar, memanjakan lidah anak terlalu berlebih. Kita berfikir, selama kita mampu, kenapa tidak memberikan mereka makanan enak, gizi yang baik,dst.

Kita lupa,hidup itu tidak selamanya berpunya.
Kita lupa, kita tidak hidup selamanya.

Jika kita bisa makan apa saja dan dalam keadaan apa saja, itu karena kehidupan kita sebelumnya memang prihatin dan atau orang tua kita mendidik kita dengan benar.

Lalu, mengapa kita tidak mengajarkan hal tersebut pada anak?

Well, pertama ada namanya โ€œdendam positifโ€. Dendam positif adalah jika kita dulunya tidak sempat atau tidak pernah punya sesuatu hal, dan sekarang kita mampu, maka kita ingin memiliki hal tersebut dan memanjakan orang orang tersayang dengan hal itu.

Kenapa?

Karena kita nggak mau mereka merasakan โ€œkesempitan dan keperihanโ€ itu.

Padahal, keperihan itulah yang membantu kita agar termotivasi untuk maju.

Kesempitan itulah yang membuat kita kini mampu.

Terutama dalam hal makanan, banyak orang tua nggak tegaan. Selalu memeberikan yang terbaik untuk anaknya. Jika tidak sempat masak, maka pesan, sesekali atau sering malah makan diluar. Lupa kita mengajarkan kesederhanaan.

Sederhana bukan berarti tidak enak.
Sederhana tidak berarti kurang gizi.

Mengingatkan sekali lagi, hidup kita belum tahu sampai kapan. Jika kita terlalu memanjakan lidah anak, bagaimana kelak ia akan mampu bertoleransi terhadap kekurangan di masa yang akan datang??

Menurut seorang neuroscientist, ketrampilan beradaptasi adalah keterampilan yang paling sering luput diajarkan oleh orang tua kepada ananda. Padahal, adaptive skills termasuk salah satu skills yang SANGAT dibutuhkan oleh mereka di masa depan.

Kenapa?

Karena semuanya akan berubah dan bergerak super cepat dengan adanya percepatan tekhnologi.

Saya tahu, ibu dan ayah tidak sengaja.
Tapi mumpung kita sudah sadar sekarang, mari kita mengajarkan kesederhanaan makan.

Ajari ananda bahwa sederhana juga bisa enak. Sederhana juga bisa sehat.

Begitu disuap ke mulut, asal makannya bersama sama dan penuh rasa kesyukuran, telor ceplok sama kecap juga nikmat ๐Ÿ˜Š

Karena sejatinya, agama ini adalah agama yang menganjurkan kesederhanaan. Bukankah baginda Nabi sudah mencontohkannya dalam kehidupan beliau?

Wallahu aโ€™lam bis shawab.
-Wina Risman

10 Cara Mendidik Anak Supaya Pintar dan Kreatif



Anak dilahirkan dengan kecerdasaan tinggi. Namun bila tidak diajarkan atau dididik dengan benar, kecerdasaan pun akan menurun.

Orangtua pun sangat berperan besar dalam mengajarkan anak lebih pintar dan kreatif. Lalu bagaimana mengajarkan anak agar pintar dan kreatif? Berikut ulasannya, melansir popsugar.
1. Bicara

Berbicara dengan anak-anak, bahkan ketika masih bayi, adalah kunci untuk membuat anak memiliki pengetahun sejak dini. Bahkan ketika anak-anak masih terlalu kecil untuk memahami apa yang dikatakan atau untuk mengetahui arti kata-kata canggih yang digunakan, dengan pengulangan anak akan mempelajarinya perlahan.

Selain itu, mengajukan pertanyaan terbuka kepada anak-anak akan membantu mereka mengembangkan opini dan rasa jati diri, dan akan membuat mengetahui pendapat dan masalah individualitas.

2. Membaca buku

Membaca adalah jendela dunia yang akan membuat anak berhasil di sekolah, jadi mulailah membaca bersama bayi jauh sebelum mereka tahu arti kata-kata itu. Membaca merangsang otak, membangun basis pengetahuan tentang dunia, dan bertindak sebagai dasar dari semua pembelajaran di masa depan, termasuk matematika dan sains.

Pastikan buku dapat diakses dengan mudah dan contohkan kebiasaan tersebut.

3. Ajari anak memikirkan masalah dan menciptakan solusi

Jangan selesaikan masalah anak. Sebaliknya, dorong untuk fokus pada satu tujuan atau masalah dan mencari cara untuk mencapai atau menyelesaikannya melalui pemikiran kreatif. Tindakan ini merangsang otak dan mengajari anak bahwa mampu mengatasi hambatan sendiri.

4. Puji usaha dan hasil

Pujilah usaha dan kerja keras anak ketika melakukan. Hal itu akan menciptakan anak-anak yang lebih termotivasi dan mampu bergerak maju ketika menghadapi keterampilan yang tidak mudah didapatnya.

5. Tetapkan ekspektasi sejak dini dan sering-seringlah memperkuatnya

Bukan jadi orang tua yang mengekang, tapi jadilah orang tua yang membuat tujuan untuk anak. Seperti nilai yang bagus, berprestasi, memiliki hobi yang baik. Jika anak gagal bukan dimarahi, namun tetap beri dukungan untuk mencapai tujuannya.

6. Olahraga

Latihan fisik tidak hanya membuat anak lebih kuat dan sehat, tetapi juga memiliki manfaat mental, membangun sel-sel otak dan meningkatkan aliran darah ke otak.

7. Dorong rasa ingin tahu dan eksplorasi

Anak-anak prasekolah secara alami ingin tahu, tetapi kecenderungan itu dapat menurun seiring bertambahnya usia – kecuali jika dipraktikkan dan didorong. Mulailah dengan melibatkan anak dalam topik yang menjadi minat pribadinya. Ajukan pertanyaan untuk memicu percakapan, juga dapat merencanakan pengalaman seperti perjalanan ke museum, acara olahraga, atau film yang akan membantu menemukan kesukaan bersama dan menginspirasi diskusi baru.

8. Mencari momen

Cukup mendorong anak-anak untuk menggunakan otak mereka selama waktu istirahat dapat membantu mengembangkan kecerdasan mental. Minta mereka menghitung jeruk nipis di antrean check-out belanjaan atau mencari huruf atau angka pada tanda saat mengemudi atau di luar rumah.

9. Ajari anak memiliki mindset berkembang

Dorong anak-anak untuk melihat belajar sebagai proses di mana kerja keras akan mendapatkan hasil. Anak akan mulai sebagai pemula tetapi secara bertahap menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Kemudian, ketika mereka dihadapkan pada tugas-tugas berat, akan melihatnya sebagai peluang untuk berkembang, bukannya melihat diri sendiri sebagai kegagalan.

10. Bersikaplah proaktif

Jangan menunggu kesempatan belajar baru untuk menampilkan diri kepada anak-anak. Carilah aktivitas di luar sekolah yang akan mengembangkan otot mental yang berbeda.

Manisnya Permen Masih Terasa di Lidah

“Seorang lelaki tua terbaring lemah di sebuah rumah sakit. 
Seorang pemuda datang menengoknya setiap hari dan menghabiskan waktu berjam-jam bersama lelaki tua itu. 

Pemuda itu menyuapinya, membersihkan badannya, dan membimbingnya berjalan-jalan di taman, lalu membantunya kembali berbaring. 

Pemuda itu baru pergi setelah merasa bila lelaki tua itu sudah bisa ditinggal.

Suatu ketika perawat yang datang memberi obat dan memeriksa kondisi orang tua itu berkata, :
  โ€œBapak punya anak yang berbakti. Setiap hari ia datang untuk mengurus Bapak. Sungguh beruntung ya, Pak.โ€

Lelaki tua itu memandang perawat itu sejenak, lalu memejamkan kedua matanya.
Dengan nada sedih, 
lelaki tua itu berkata,:
 โ€œSaya berangan-angan, seandainya ia adalah salah seorang anak saya. Ia adalah anak yatim yang tinggal di lingkungan tempat tinggal kami.

Dulu sekali, saya melihatnya menangis setelah kematian ayahnya. 
Saya pun menghiburnya, dan membelikan permen untuknya.
Setelah itu saya tidak pernah lagi berbincang dengannya”.

Kemudianโ€ฆ ketika ia tahu kalau saya dan istri hanya tinggal berdua saja, 
ia pun berkunjung setiap hari untuk memastikan kami baik-baik saja.

Ketika kondisi fisik saya mulai menurun, ia mengajak saya dan istri saya tinggal di rumahnya, lalu secara rutin membawa saya ke rumah sakit untuk mengecek kondisi kesehatan.

Saya pun pernah bertanya padanya,
 โ€˜Nak, 
mengapa engkau menyusahkan diri untuk mengurus kami ?’.
Sambil tersenyum anak itu menjawab,:
“Manisnya permen masih terasa di mulut saya, Pak”.

Orang yang baik hatinya pasti akan mendapatkan imbalan yang baik pula dari Sang Pencipta.

ย Maka,
jangan memikirkan untung/rugi ketika mempunyai kesempatan untuk membantu orang yang perlu bantuan.
Lakukan saja perbuatan baik secara spontan, dengan hati yang tulus dan ikhlas karena Alloh tidak pernah salah. Apa yang kita tanam pasti akan kembali kepada kita pula, bahkan berkelimpahan.

Menjadi orang tua berarti…..



Menjadi orang tua berarti…..
Bangun tidur bukan karena istirahat sudah cukup, tapi karena harus menyiapkan segala keperluan manusia lain dalam rumah agar siap menjalani hari.

Menjadi orang tua berarti…..
(Hampir) selalu mementingkan orang lain sebelum diri sendiri

Menjadi orang tua berarti….
Bisa menentukan mana hal yang harus didahulukan dari berpuluh tugas yang harus dibereskan hari ini

Menjadi orang tua berarti….
Bisa menjadi sosok apapun yang dibutuhkan keluarga; panutan, teman, pendamping, dan bahkan polisi ๐Ÿ˜‰

Menjadi orang tua berarti…..
Sering mengesampingkan marah, kecewa, dan sedih.

Menjadi orang tua berarti….
Tidak bisa bersantai karena selalu ada yang perlu di kerjakan sepanjang hari sampai kadang lupa menjaga waktu makan, menunda pergi sampai lupa mandi ๐Ÿ˜‚

Tapi saya rasa, orang tua seringkali lupa bahwa MEREKA JUGA MANUSIA.
Banyak salah, banyak salah, banyak salah.
Banyak lupa, banyak tidak tahu, dan banyak kurangnya.
Bukannya kita lebih sering belajar dari anak daripada kita mengajarkannya? Darinya, kita belajar bersabar, belajar tenang, dan belajar lebih bijaksana. Tidak usah berharap terlalu tinggi, terlalu banyak aturan, atau mengutuki diri sendiri. Asal mau mengakui kesalahan dan tidak berhenti belajar, in shaa Allah hampir semua bisa diakali.

Mulai hari ini, yuk mulai sering-sering berkaca dan introspeksi. Menerima bahwa masih banyak yang perlu diubah dan bisa diperbaiki. Tidak ada orang tua yang sempurna. Tapi bukan berarti tidak mau maju dan tidak ada usaha merubahnya.

Selamat mengevaluasi diri dan niatan hati! ๐Ÿ’›

Sending positive vibes to all of you dari sini.
#SilmyRisman

EFEK MARAH DAN MEMBENTAK ANAK..?



๐ŸŒน

Jika hasil penelitian ini ternyata benar ?

๐ŸŒน
Mari kita segera berhitung, ada berapa ya kira-kira sel-sel sehat yang masih tersisa di dalam otak anak kita dan murid-murid kita?

๐ŸŒน
MEMBENTAK ANAK !!
SEBABKAN KERUSAKAN OTAKNYA

๐ŸŒน
Bagi seorang ibu yang memiliki anak yang rewel atau agak nakal. Sepertinya sangat sulit untuk menahan diri untuk tidak membentak.

๐ŸŒน
Tapi taukah Bundaโ€ฆ??

Dalam setiap kepala seorang anak terdapat lebih dari 10 trilyun sel otak yang siap tumbuh.
๐Ÿ˜ฅ
Satu bentakan atau makian mampu membunuh lebih dari 1 milyar sel otak saat itu juga.
๐Ÿ˜ฅ
Satu cubitan atau pukulan mampu membunuh lebih dari 10 milyar sel otak saat itu juga.
๐Ÿ˜ฅ
Sebaliknya 1 pujian atau pelukan akan membangun kecerdasan lebih dari 10 trilyun sel otak saat itu juga.โ€

๐Ÿ’—๐Ÿ’—๐Ÿ’—๐Ÿ’—

PENELITIAN ILMIAH

Hasil penelitian Lise Gliot, berkesimpulan pada anak yang masih dalam pertumbuhan otaknya yakni pada masa golden age (2-3 tahun pertama kehidupan, red),

๐ŸŒน
suara keras dan membentak yang keluar dari orang tua dapat menggugurkan sel otak yang sedang tumbuh.

๐ŸŒน
Sedangkan pada saat ibu sedang memberikan belaian lembut sambil menyusui, rangkaian otak terbentuk indah.

๐ŸŒน
Penelitian Lise Gliot ini sendiri dilakukan sendiri pada anaknya dengan memasang kabel perekam otak yang dihubungkan dengan sebuah monitor komputer sehingga bisa melihat setiap perubahan yang terjadi dalam perkembangan otak anaknya.

๐ŸŒน
โ€œHasilnya luar biasa, saat menyusui terbentuk rangkaian indah, namun saat ia terkejut dan sedikit bersuara keras pada anaknya, rangkaian indah menggelembung seperti balon, lalu pecah berantakan dan terjadi perubahan warna.
๐Ÿ˜ฅ
Ini baru teriakan,โ€ ujarnya.

โ˜
Dari hasil penelitian ini, jelas pengaruh marah terhadap anak sangat mempengaruhi perkembangan otak anak.

๐Ÿค”
Jika ini dilakukan secara tak terkendali, bukan tidak mungkin akan mengganggu struktur otak anak itu sendiri.

๐Ÿค”
โ€œMakanya, kita harus berhati-hati dalam mendidik anak,โ€

๐Ÿ˜ฒ
Tidak hanya itu, juga mengganggu fungsi organ penting dalam tubuh.

Tak hanya otak, tapi juga hati, jantung dan lainnya.

Belum lagi gangguan mental dan psikologis. ๐Ÿ˜ฅ

EFEK GELOMBANG SUARA BENTAKAN

Efek dari gelombang ketiga yakni kemaran orang tua adalah bersifat destruktifnya terhadap sel-sel otak anak yang dituju.

๐Ÿ˜ญ
Dalam satu kali bentakan saja, sejumlah sel-sel otak orang yang dijadikan target akan mengalami kerusakan saat dia terkena gelombang ini, baik bila dia mendengar suaranya atau pun tidak.

๐Ÿค”
Hal ini karena gelombang ketiga ini tetap merambat sebagaimana dia gelombang suara tapi langsung ditangkap oleh otak sebagaimana gelombang otak.

๐Ÿ˜ฅ
Efek kerusakan pada sel-sel otak akan lebih besar pada anak-anak yang dijadikan sasaran bentakan ini.

Pada remaja dan orang dewasa mengalami kerusakan yang tidak sebesar anak-anak, tapi tetap saja terjadi kerusakan.

๐Ÿ˜ญ
Efek jangka panjangnya dapat dilihat pada orang-orang yang sering mengalami bentakan di masa lalunya.

๐Ÿ˜ญ
Mereka lebih banyak melamun serta termasuk lambat dalam memahami sesuatu. Efek lainnya minder, takut mengambil keputusan, mudah gelisah dan apatis. Namun ada juga yg malah jadi memiliki mental pemberontak dan kasar.

๐Ÿ˜ญ
Orang-orang ini biasanya mudah meluapkan emosi negatif seperti marah, panik atau sedih pada orang lain. Dan puncaknya byk yg berkeinginan untuk bunuh diri

๐Ÿ˜ญ
Mereka biasanya seringkali mengalami stress hingga depresi dalam hidup, karena kesulitan memahami pola-pola masalah yang mereka hadapi.

๐Ÿ˜ญ
Semuanya akibat dari sel-sel otaknya yang aktif lebih sedikit dari yang seharusnya.

๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ

Apakah ayah bunda salah satu yg mengalami gejala ini..?

Jangan sampai ini terjadi pada anakยฒ kita ya ๐Ÿ˜ฅ

๐ŸŒท๐ŸŒท

PERLU KEDEWASAAN

Oleh karena itu, sebagai orang tua, pendidik, ataupun orang yang lebih tua dari โ€˜merekaโ€™, sebaiknya memilih sikap yang lebih kreatif dalam menghadapi tingkah anak yang mungkin kurang baik.

๐ŸŒท๐ŸŒท

Seringkali orang tua bukan mencegah, mengarahkan, dan membimbing sebelum kesalahan terjadi.

๐ŸŒท๐ŸŒท

Seharusnya orang tua mempertimbangkan tingkat perkembangan kejiwaan anak, sebelum membuat aturan.

๐ŸŒท๐ŸŒท

Jangan menyamakan anak dengan orang dewasa. Orang tua hendaknya menyadari bahwa dunia anak jauh berbeda dengan orang dewasa.

๐ŸŒท๐ŸŒท

Jadi, ketika menetapkan apakah perilaku anak dinilai salah atau benar, patuh atau melanggar, jangan pernah menggunakan tolok ukur orang dewasa.

๐Ÿ’—๐Ÿ’—

Mari selalu memberi pujian tulus dan pelukan kasih sayang kepada anak-anak kita agar kelak menjadi anak yang cerdas berjiwa penuh kasih sayang ๐ŸŒน๐Ÿ’—๐ŸŒน

๐ŸŒท๐ŸŒท

Terimakasih ayah bunda yg sdh menyempatkan waktu membaca artikel ini.

Dan jika dirasa bermanfaat ayo segera dishare, jangan biarkan kebaikan ini berhenti sampai disini saja.

With love ๐Ÿ’—๐Ÿ’—๐Ÿ’—

Sumber WA grup

Memperbaiki Diri

Sering kali orang tua menasehati anak tetapi lupa untuk menasihati diri sendiri. Terlalu menuntut banyak hal, sedangkan tidak ada perbaikan pada diri sendiri. Hanya sibuk berkeluh kesah lantas lupa berkaca tentang apa yang harus dibenahi.

Bila mau membuka diri, bisa jadi sulitnya anak menuruti perintah kedua orang tua karena orang tua enggan menuruti perintah Allah. Sebagai manusia biasa tentu masih banyak yang harus diperbaiki sehingga ucapan dan nasihat orang tua bisa berpengaruh terhadap kehidupan anak.

Saat orang tua memerintahkan anak untuk rajin mengaji, sedang dirinya jauh dari Al-Qur’an. Menyuruh rajin shalat, sedang dirinya sendiri suka menunda-nunda. Alangkah tidak adilnya hal ini. Maka ada baiknya orang tua memperbaiki diri jika menginginkan anak rajin mengaji maka mulailah dengan memperbanyak membaca Al Qur’an, shalat tepat waktu dan juga menunaikan ibadah yang sunah. Disadari atau tidak anak akan mengikuti perilaku orang tua yang ia anggap lebih baik. Sehingga anak akan lebih peduli dengan nasihat atau ucapan orang tuanya.

Orang tua yang ingin diikuti ucapan dan sikapnya oleh anak, tentu wajib menunjukkan kelebihannya pada anak. Tidak cukup hanya dengan gelar orang tua lantas kita bisa dengan mudahnya menyuruh anak ini dan itu.

Sudahkah orang tua memperbaiki diri?
Jika belum bisa jadi inilah yang menyebabkan anak enggan menuruti perintah orang tuanya.
Memberikan contoh kebaikan lebih mudah ditiru ketimbang hanya menuntut anak dalam segala hal. Jangan sampai orang tua hanya memerintahkan sedangkan kita tidak menjalankan sehingga membuat anak memandang rendah kepada orangtuanya. Memperbaiki diri akan membuat kita menjadi nyaman dan tenang juga bisa membuat orang lain senang.

Selain itu orang tua pun perlu memperbaiki keterlibatan di dalam membersamai anak, terlebih saat anak sedang mempunyai masalah, hal ini akan berpengaruh besar pada sikap hormat anak pada orang tua. Dengan selalu membersamai anak, terutama ketika ia tertekan oleh suatu hal, maka anak akan merasakan bahwa dia tidak sendiri, dia punya tempat yang paling nyaman yaitu ayah dan ibunya.

Semoga dengan terus memperbaiki diri dan doa-doa yang selalu dipanjatkan, membuat buah hati kita menjadi anak yang dapat menjadi menyejukkan mata dan hati bagi kedua orang tuanya.

Aamiin Yaa Rabbal ‘aalamiin

5 Aspek Kecerdasan Anak yang Perlu Mama Ketahui



Kamu jangan main itu ya, nanti kotor.โ€
โ€œMainnya jangan ke luar rumah, kamu main di dalam kamar saja.โ€

Mama pernah bersikap seperti ini nggak nih sama si Kecil di rumah? Pola asuh seperti ini hanya akan membuat Si Kecil jadi kurang bereksplorasi lho, Ma.

Padahal ada sebuah penelitian yang mengatakan bahwa eksplorasi mendukung tumbuh kembang si Kecil. Ada baiknya saat si Kecil mencoba untuk mengeksplorasi diri, cobalah untuk memberikan dirinya kesempatan.

Kesempatan yang Mama berikan ini tanpa disadari akan membuat dirinya memiliki kesempatan terbuka untuk lebih belajar banyak hal.

Si Kecil juga pelan-pelan belajar untuk menambah kemampuan motoriknya sendiri, sehingga terlatih dan lebih percaya diri.

Untuk Mama yang belum mengetahui aspek kecerdasan si Kecil, berikut rangkuman dari penelitian dari The Early Years Foundation Stages tahun 2007.

1. Psikomotor

Perlu Mama ketahui nih kalau mengembangkan kemampuan psikomotor si Kecil merupakan bagian terpenting.

Ini dikarenakan psikomotor menyangkut perkembangan fisik dan mental si Kecil sendiri.

Peran Mama kali ini hanya perlu memberikan dukungan kepada si Kecil dalam mengembangkan kemampuan psikomotor, sehingga membentuk kepribadian dirinya menjadi sosok yang lebih percaya diri.

2. Perhatian

Kemampuan memperhatikan untuk Si Kecil juga menjadi aspek yang penting ya, Ma. Dari terbiasa memperhatikan, si Kecil akan belajar berkonsentrasi dalam menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Untuk mengasah kemampuan si Kecil ini, Mama bisa membantu dirinya dengan mendukung dan memberikan waktu dalam menyelesaikan tugasnya.

3. Bahasa

Mama sudah tahu belum mengenai perkembangan bahasa yang bisa dilakukan si Kecil dari tahun ke tahun?

Di usia 12 hingga 18 bulan, si Kecil mampu menirukan suara yang ada di sekitarnya.

Lalu di usia 18 hingga 24 bulan, si Kecil sudah punya kemampuan untuk mengucapkan kata demi kata meskipun belum terlalu lancar. Kemudian di usia 30 hingga 36 bulan, si Kecil akan pelan-pelan tata bahasanya sudah mirip orang dewasa.

Kemampuan berbahasa itu penting sekali untuk berinteraksi, pembelajaran dan perkembangan sosial anak.

Agar si Kecil mampu mengembangkan kemampuannya, Mama bisa membantu dengan membacakan cerita.

Di tengah-tengah cerita, Mama juga bisa nih melibatkan anak di dalam cerita tersebut.

Melalui cerita, ini akan membantu dirinya agar lebih mengenal banyak kosakata baru.

4. Memori

Salah satu aspek lain yang menjadi bagian terpenting dari pembelajaran si Kecil yaitu memori. Melalui memori yang baik, si Kecil akan belajar mengenai berbagai hal.

Memori akan membuat si Kecil memiliki ingatan dari beragam pengetahuan hingga pengalaman bersama teman-temannya.

Untuk mengasah memori yang ada diingatan si Kecil, Mama bisa lho sesekali membiarkan dirinya bercerita.

Saat anak bercerita, usahakan untuk mendengarkan cerita itu dengan baik agar dirinya pun semakin bersemangat.

Cara sederhana seperti ini jika terbiasa dilakukan mampu merespons ingatan si Kecil lho, Ma

5. Penyelesaian masalah

Dalam hidup pasti tidak akan selalu berjalan mulus nih, Ma. Pasti ada saja masalah yang perlu dihadapi dan diselesaikan, termasuk di usia anak-anak.

Kemampuan si Kecil dalam menyelesaikan masalah akan semakin terbiasa dan diselesaikan dengan baik jika Mama memiliki peran di dalamnya.

Mama perlu membantu dan mendukung si Kecil agar bisa belajar menyelesaikan masalah.

Ajarkan juga mengenai hal-hal baru agar si Kecil terbiasa menyelesaikan masalahnya sendiri. Contohnya seperti membuat perencanaan dalam menyelesaikan tugas harian.

@bundapedia.id

*Butuh Pengorbanan dan Kesabaran*



Hari ini “Gabut” menyerang, mungkin efek tamu bulanan datang, ingin rasanya santai saja, rebahan sembari ngemil dan nonton TV kesayangan. Alhasil aku biarkan anak-anak bermain sendiri, padahal biasanya selalu mengajak mereka bermain dan bercanda bersama. Tapi, untuk kali ini ingin sendiri dulu.

Menikmati acara TV sambil rebahan memang mengasyikkan, sesekali ku awasi anak-anak dari kejauhan. Si Bungsu terlihat anteng di kamar, ah… aman, aku pun lanjutkan menghabiskan cemilan dan menyimak kajian harian. Seketika aku tersadar, bahwa ada yang tidak beres. Tidak biasanya si Bungsu bisa duduk diam selama ini. Setelah kulihat, benar saja firasatku. Rupanya dia tengah sibuk menggunting kemeja dan celana panjang yang sedang dipakainya. Tidak hanya itu, seprei pun tak luput dari praktik gunting mengguntingnya. Yaa Allah, inilah resikonya “me time” diwaktu yang tak tepat.๐Ÿ˜”

Bukan si Bungsu yang salah, bukan pula guntingnya yang harus bertanggung jawab, tetapi akulah yang patut disalahkan sebab tidak mengawasi dan juga meletakkan gunting pada tempat yang tidak seharusnya. ๐Ÿ˜”
Nasi sudah menjadi bubur, tidak ada gunanya larut menyalahkan diri, mau tidak mau aku harus rela kemeja yang baru saja dibeli beberapa hari yang lalu menjadi bahan belajarnya. Curiga kembali muncul, kuperiksa lagi isi kamar tak hanya kemeja, celana dan seprei yang digunting, tetapi juga kelambu, dan beberapa pakaian lainnya menjadi korban. ๐Ÿคฃ

“Dek, mau jadi penjahit ya?” Tanyaku sembari memangku si Bungsu.
“Ya mi, nggut kan mi?” Jawab si Bungsu yang masih berusia dua tahun. Iya mi, bagus kan mi maksudnya. Kucoba menarik nafas panjang.

“Iya sayang. Dek, ummi tau adek mau main gunting tapi lain kali gunting benda yang ummi kasih aja ya, bukan gunting baju. Kan bajunya jadi nggak bagus lagi kan?” Nasihatku sambil membelai kepalanya.

“Aap ya mi” Ucap si Bungsu berkaca-kaca, segera kupeluk tubuh mungilnya. Yang pasti, dia belum sepenuhnya paham apa yang ia lakukan itu salah.

****

Pernah mendapati hal serupa ketika anak pertama masih antusias dengan acara gunting menggunting sampai akhirnya ia terlatih untuk urusan yang satu ini. Semua butuh proses, anak pun butuh melatih motorik halusnya untuk menunjang keterampilannya di kemudian hari. Di mulai dari belajar hingga bisa mahir dalam sebuah keahlian. Anak butuh difasilitasi dan juga diarahkan bukan dimarahi apalagi direndahkan.

#Catatankemarin

kisah tentang Muhammad Al Fatih.

Pada saat Muhammad al Fatih dan pasukannya ingin melaksanakan shalat jumat pertama setelah penaklukan kota konstantinopel, semua bertanya siapakah yang akan menjadi imam?

namun tiada satupun yang mau menawarkan diri, akhirnya Muhammad al fatih berdiri dan dengan tegas meminta semua pasukannnya berdiri.

Selanjutnya Al Fatih berkata :
โ€Jika ada dari kalian yang pernah meninggalkan shalat wajib sekali saja maka silakan duduk,” ucapan tasbih dan takbir bergemuruh tidak ada satupun yang duduk.

Al Fatih kemudian melanjutkan :โ€Jika ada diantara kalian yang pernah meninggalkan shalat rawatib sekali saja, silakan duduk,” kemudian ada beberapa pasukan yang duduk.

Al Fatih kemudian melanjutkan lagi:โ€œJika ada diantara kalian yang pernah meniggalkan shalat tahajjud meski sekali, silakan duduk.”

Dari sini tampak lah pemandangan yang sangat menakjubkan, tinggallah sosok pemuda tegap seorang yang berdiri, Ya dialah Muhammad Al Fatih, sang penakluk Konstantinopel.

kisah ini terpatri sangat kuat dihati kaum muslimin dan menjadi penyemangat bagi para ibu(termasuk diriku) yang berharap akan lahir dari rahim-rahim ini Muhammad al Fatih baru jaman ini.

โ€œYa Allah, berikanlah petunjuk dan kemudahan serta bimbinglah aku dan Ummat Islam agar dapat mengikuti jejak Muhammad Al Fatih yang rutin melaksanakan shalat tahajjud semenjak beliau baligh hingga meninggal, Aamiinโ€.

Memperbaiki Akhlak yang Sudah Terlanjur Rusak*


Memperbaiki yang sudah rusak memang tak semudah membentuk sedari awal. Akan tetapi perlu diingat bahwa anak bukanlah barang. Mereka diciptakan dan digenggam oleh Sang Maha penguasa yaitu Allah. Maka bukanlah sesuatu hal yang mustahil untuk memperbaikinya. Berikut ini akan yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki akhlak anak:

โค๏ธ Memohon ampun kepada Allah

Orang tualah yang Allah berikan tanggung jawab utama untuk mendidik anak. Maka jika seorang anak rusak akhlaknya yang patut diperbaiki pertama kali adalah orang tuanya. Langkah awal yang bisa kita lakukan yaitu dengan memohon ampunan kepada Allah Subhanallahu wata’ala. Bisa jadi hal tersebut akibat kesalahan yang telah kita perbuat. Merendahkan diri di hadapan Allah serta mengakui kelalaian kita menjaga amanah yang sudah Allah titipkan. Semoga dengan ini Allah berkenan melembutkan hati anak-anak kita.

โค๏ธ Periksa kembali sumber harta

Sadar atau tidak harta yang kita peroleh pun bisa mempengaruhi banyak aspek dalam kehidupan. Salah satunya anak, kehalalan harta sangat berpengaruh terhadap hasil pengasuhan. Saat kita dapati perangai buruk dalam diri anak-anak kita, boleh jadi merupakan akibat dari harta atau makanan yang tidak halal telah masuk ke dalam tubuh mereka. Penting bagi orang tua untuk memeriksa kembali sumber harta yang kita berikan kepada anak. Apakah halal, syubhat atau justru haram?

โค๏ธ Meminta maaf kepada buah hati

Orang tua sering kali menuntut anak untuk meminta maaf ketika ia melakukan kesalahan. Akan tetapi enggan untuk meminta maaf kepada anak. Tidak perlu gengsi untuk mengakui kesalahan karena kita tentu penuh dengan ketidaksempurnaan. Bisa jadi rusaknya akhlak anak karena kesalahan kita mengasuh dimasa ia kecil. Meminta maaf kepada anak atas kelalaian kita dalam mendidiknya. Semoga dengan permintaan maaf itu bisa menyembuhkan luka yang pernah kita goreskan di masa lalu hingga rusak fitrahnya.

โค๏ธ Menjadi teladan

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, akan sia-sia bila kita menginginkan anak berakhlak baik sedangkan kita menunjukkan akhlak yang sebaliknya. Jangan sampai kita terlalu banyak menuntut anak sedangkan kita lupa untuk terus memperbaiki diri.

โค๏ธ Selalu berdoa

Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Sebagaimana para nabi yang senantiasa mendoakan meminta kebaikan bagi anak keturunannya. Allah dengan kasih sayangnya meminta kita untuk selalu bermunajat kepada-Nya. Jadi, jangan pernah berhenti untuk terus berdoa.

โค๏ธ Tawakal

Jika segala usaha telah dilakukan dengan kesungguhan, selanjutnya yang harus kita kuatkan adalah tawakal kepada Allah. Kita serahkan hasilnya pada Sang Maha Penentu, yakin bahwa Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan usaha hamba-Nya.

*Semoga bermanfaat*

Memperbaiki Akhlak yang Sudah Terlanjur Rusak

Memperbaiki yang sudah rusak memang tak semudah membentuk sedari awal. Akan tetapi perlu diingat bahwa anak bukanlah barang. Mereka diciptakan dan digenggam oleh Sang Maha penguasa yaitu Allah. Maka bukanlah sesuatu hal yang mustahil untuk memperbaikinya. Berikut ini akan yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki akhlak anak:

โค๏ธ Memohon ampun kepada Allah

Orang tualah yang Allah berikan tanggung jawab utama untuk mendidik anak. Maka jika seorang anak rusak akhlaknya yang patut diperbaiki pertama kali adalah orang tuanya. Langkah awal yang bisa kita lakukan yaitu dengan memohon ampunan kepada Allah Subhanallahu wata’ala. Bisa jadi hal tersebut akibat kesalahan yang telah kita perbuat. Merendahkan diri di hadapan Allah serta mengakui kelalaian kita menjaga amanah yang sudah Allah titipkan. Semoga dengan ini Allah berkenan melembutkan hati anak-anak kita.

โค๏ธ Periksa kembali sumber harta

Sadar atau tidak harta yang kita peroleh pun bisa mempengaruhi banyak aspek dalam kehidupan. Salah satunya anak, kehalalan harta sangat berpengaruh terhadap hasil pengasuhan. Saat kita dapati perangai buruk dalam diri anak-anak kita, boleh jadi merupakan akibat dari harta atau makanan yang tidak halal telah masuk ke dalam tubuh mereka. Penting bagi orang tua untuk memeriksa kembali sumber harta yang kita berikan kepada anak. Apakah halal, syubhat atau justru haram?

โค๏ธ Meminta maaf kepada buah hati

Orang tua sering kali menuntut anak untuk meminta maaf ketika ia melakukan kesalahan. Akan tetapi enggan untuk meminta maaf kepada anak. Tidak perlu gengsi untuk mengakui kesalahan karena kita tentu penuh dengan ketidaksempurnaan. Bisa jadi rusaknya akhlak anak karena kesalahan kita mengasuh dimasa ia kecil. Meminta maaf kepada anak atas kelalaian kita dalam mendidiknya. Semoga dengan permintaan maaf itu bisa menyembuhkan luka yang pernah kita goreskan di masa lalu hingga rusak fitrahnya.

โค๏ธ Menjadi teladan

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, akan sia-sia bila kita menginginkan anak berakhlak baik sedangkan kita menunjukkan akhlak yang sebaliknya. Jangan sampai kita terlalu banyak menuntut anak sedangkan kita lupa untuk terus memperbaiki diri.

โค๏ธ Selalu berdoa

Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Sebagaimana para nabi yang senantiasa mendoakan meminta kebaikan bagi anak keturunannya. Allah dengan kasih sayangnya meminta kita untuk selalu bermunajat kepada-Nya. Jadi, jangan pernah berhenti untuk terus berdoa.

โค๏ธ Tawakal

Jika segala usaha telah dilakukan dengan kesungguhan, selanjutnya yang harus kita kuatkan adalah tawakal kepada Allah. Kita serahkan hasilnya pada Sang Maha Penentu, yakin bahwa Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan usaha hamba-Nya.

*Semoga bermanfaat*

#mekkahmadinah #haramain
#nabawimosque ๏Œน#hafidzquran
#quotes
#deju_salju๏Œน๏น๏ˆ
#komikmuslimah
#c_geulis
#sditmatahatinagreg
#Sditmatahati
#pks
https://youtu.be/9tWGCoueMyY
https://youtu.be/rRyuadmEd7U
https://youtu.be/Icdy344pfI0
https://dejusalju.blogspot.com/?m=1
https://mobileedukasikarakter.wordpress.com/
#jsitindonesia
#JSITKabupatenBandung
#jsit_indonesia #pemudahijrah
#jsitjabar #parenting
bit.ly/DejuSalju
https://youtu.be/aNAKCCIZHoA
#muslimah #vidiomotivasi #motivasi
https://youtu.be/aNAKCCIZHoA #cicalengka #nagreg
#literasi #gambarlucu

๐Ÿ’ฆKISAH KAKAK ADIK๐Ÿ’ฆ

๐Ÿ“ƒAlkisah , terdapat 2 orang kakak beradik yang berbeda ibu.

๐Ÿ‘‰Ibu si kakak sudah lama meninggal. Kini dia tinggal bersama ayah, ibu tiri dan adik tirinya.

๐ŸŽ‹Sang kakak menanam pohon labu,ternyata ada labunya yg kembar.. maka dengan rajin ia memeliharanya hingga tumbuh besar.

๐Ÿ—“Suatu hari mereka mendengar kabar bahwa raja sedang sakit parah, tabib istana mengatakan bahwa labu kembar dapat menyembuhkan penyakit raja.

๐Ÿ‘‰Maka diadakan sayembara, barang siapa yang memiliki labu kembar akan mendapat satu peti emas. Sang kakak segera memberitahu pada keluarganya.

๐Ÿ—“๐ŸฐPada hari keberangkatan sang kakak ke ibukota, ibu memanggil si adik ke dalam dapur, “Ada 2 potong kue, yang polos dan bergambar bunga. Berilah kakakmu kue yang bergambar bunga, sebab ibu telah memberi racun di dalamnya.”

*”Kenapa ibu ingin membunuh kakak? Bukankah ibu juga menyayangi kakak?”*

*”Ibu memang menyayanginya, tapi kamu adalah anakku dan ibu tidak rela bila kakakmu mendapatkan emas itu, maka biarlah dia memakan kue beracun ini.”*

๐Ÿ‘‰Kemudian si adik membawa kue itu ke kakaknya,
*”Adikku, tunggu kakak ya, kakak janji akan segera pulang dan membeli banyak oleh-oleh untukmu dari kota dan uang emas hadiahnya untuk kita bersama”*

๐Ÿ˜ฅSang adik terdiam, kemudian berkata pada kakaknya,
*”Kakak, ibu memberi kita berdua kue, makanlah tapi aku ingin kue yang bergambar bunga.”*

๐ŸฐSetelah itu si adik dengan lahap memakan kue beracun itu.

๐Ÿ‘‰Setelah kepergian kakaknya, dia berkata pada ibunya,
*”Ibu, kue beracun itu telah kumakan, kakak sangat baik kepadaku, mana mungkin aku tega membunuhnya.*
*Setelah aku mati, sayangilah dia seperti ibu menyayangiku.”*

๐ŸƒIbunya yang mendengarnya kemudian mmeluknya,
*”Anakku, tidak ada racun sama sekali di kue bergambar bunga itu. Ibu hanya menguji rasa sayangmu pada kakakmu, ibu kuatir kamu menjadi iri dengan kemujuran kakakmu jika dia membawa banyak harta”*

*Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.*

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

Sahabat……

๐ŸŒธBegitulah seharusnya kita bisa menjadi seseorang yg berhati mulia,tanpa rasa iri dan dengki terhadap sesama.

In syaa Allah jalan kita akan selalu dipermudah oleh Allah SWT.
ย ุงู…ูŠู† ูŠุงุฑุจ ุงู„ุนุงู„ู†ูŠู†.๐Ÿ’•

#mekkahmadinah #haramain
#nabawimosque ๏Œน#hafidzquran
#quotes
#deju_salju๏Œน๏น๏ˆ
#komikmuslimah
#c_geulis
#sditmatahatinagreg
#Sditmatahati
#pks
https://youtu.be/9tWGCoueMyY
https://youtu.be/rRyuadmEd7U
https://youtu.be/Icdy344pfI0
https://dejusalju.blogspot.com/?m=1
https://mobileedukasikarakter.wordpress.com/
#jsitindonesia
#JSITKabupatenBandung
#jsit_indonesia #pemudahijrah
#jsitjabar #parenting
bit.ly/DejuSalju
https://youtu.be/aNAKCCIZHoA
#muslimah #vidiomotivasi #motivasi
https://youtu.be/aNAKCCIZHoA #cicalengka #nagreg
#literasi #gambarlucu

Cara Mengembangkan Sikap Positif pada Anak

Sebagai orangtua, kita perlu mendidik anak secara baik agar tumbuh menjadi aktif, cerdas, dan memiliki masa depan cemerlang. Karena itu, Anda perlu simak pemaparan berikut ini guna membantu anak agar lebih aktif, penuh perhatian, bertanggung jawab, dan lebih terorganisir

Cara Mengembangkan Sikap Positif pada Anak

  1. Mintalah bantuan kepadanya

Sesekali, Anda perlu memberi kesempatan kepada anak untuk membantu atau membiarkan dia membereskan mainannya sendiri. Hal ini dapat meningkatkan rasa tanggung jawab pada diri anak.

  1. Ajak anak fokus pada satu hal

Ketika minta anak untuk membereskan mainan yang berantakan, Anda perlu mematikan televisi terlebih dulu. Hal ini bermanfaat membuat anak fokus pada satu pekerjaan.

  1. Disiplin pada kebersihan

Anda perlu mengajak anak menyikat gigi dua kali dalam satu hari. Anda harus melakukan hal ini secara rutin agar kelak anak terbiasa.

  1. Bermain bersama anak

Anda bisa mengisi hari libur dengan bermain bersama anak. Selain bermain, Anda juga bisa mengajak anak untuk olahraga bersama.

  1. Hindari keluhan dan amarah

Sebagai orangtua, Anda perlu bersikap lebih tegas kepada anak. Selain itu, jadilah orangtua yang menyenangkan agar anak mau mendengarkan nasihat Anda.
Sekedar tambahan, cara membangun sikap positif pada diri anak adalah dengan menghargai anak itu sebagai seorang pribadi. Cara ini dapat memperkuat tingkah lakunya yang baik. Anak-anak memerlukan lebih banyak dorongan untuk melakukan perbuatan positif, bukan kritikan terhadap perbuatan yang negatif. Anak-anak perlu ditolong supaya tahu apa yang benar, jika melakukan kesalahan (kenakalan anak) kita tunjukkan bagaimana seharusnya yang benar untuk dilakukan. Pujian dan dukungan semangat sangat efektif dalam mendorong anak- anak untuk melakukan apa yang benar.

Demikianlah sedikit tips atau cara mengembangkan sikap positif pada Anak, semoga bermanfaat.๐Ÿ™‚

.
.
.
#mekkahmadinah #haramain
#nabawimosque ๏Œน#hafidzquran
#quotes
#deju_salju๏Œน๏น๏ˆ
#komikmuslimah
#c_geulis
#sditmatahatinagreg
#Sditmatahati
#pks
https://youtu.be/9tWGCoueMyY
https://youtu.be/rRyuadmEd7U
https://youtu.be/Icdy344pfI0
https://dejusalju.blogspot.com/?m=1
https://mobileedukasikarakter.wordpress.com/
#jsitindonesia
#JSITKabupatenBandung
#jsit_indonesia #pemudahijrah
#jsitjabar #parenting
bit.ly/DejuSalju
https://youtu.be/aNAKCCIZHoA
#muslimah #vidiomotivasi #motivasi
https://youtu.be/aNAKCCIZHoA #cicalengka #nagreg
#literasi #gambar

*Tips yang Dapat Ayah dan Bunda Lakukan Agar Anak-anak Tidak Bertengkar*

Copas

Salah satu permasalahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari yaitu persaingan yang terjadi pada hubungan saudara kandung atau sering disebut “sibling rivalry*. Banyak hal yang menjadi penyebabnya, terkadang orang tua bingung untuk menghadapinya. Nah, berikut ini tips yang bisa dilakukan ketika anak bertengkar:

๐ŸŒŸJangan menyaksikan pertengkaran mereka

Sebaiknya orangtua tidak perlu untuk menjadi penonton saat anak-anak sedang bertengkar. Hal tersebut bertujuan agar mereka tidak semakin mencari-cari perhatian dari kedua orang tua. Semakin menyaksikannya, maka semakin lama pula pertengkaran mereka berlangsung.

Jika yakin pertengkaran itu tak berbahaya, maka orang tua dapat meninggalkan ruangan dan membiarkan mereka menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa pembelaan dari ayah bunda pada salah satu pihak.

๐ŸŒŸ Menjadi penengah yang baik.

Ketika kakak dan adik bertengkar, sebaiknya amati terlebih dulu pertengkaran mereka. Ketika kita telah menemukan permasalahannya, maka kita dapat memberikan solusi yang terbaik bagi mereka. Tapi, ada aturan untuk menyampaikan solusi ini. Pertama berikan solusi ketika anak meminta, kedua berikan solusi ketika pertengkaran sudah ke arah bahaya, misalnya ketika salah satu anak melakukan kekerasan fisik.

Misalnya ketika kakak sedang bermain boneka, sedangkan adik juga menginginkan benda yang sama, maka bunda dapat memberikan waktu pada mereka untuk bergantian menggunakan mainan tersebut.

๐ŸŒŸ Ajarkan mereka bernegosiasi.

Saat usia anak semakin bertambah, maka kita perlu mengajarkan kakak dan adik untuk menyelesaikan masalahnya sendiri.

Ajarkan mereka bagaimana caranya berdamai dan menemukan win-win solution. Dalam hal ini bunda dapat berperan sebagai penengah saat mereka sedang bernegosiasi.

๐ŸŒŸ Mengalihkan perhatian mereka.

Ketika sedang bertengkar, kita dapat mengalihkan perhatian mereka dengan meminta bantuan untuk mengerjakan hal lain. Dengan begitu, pasti mereka akan lupa pada pertengkaran yang mereka lakukan sebelumnya.

Contoh, misalnya kita bisa ajak mereka untuk membereskan tempat tidur, menyiram tanaman dan lain-lain.

๐ŸŒŸ Stop membela salah satu dari mereka!

Setiap anak pasti memiliki alasan mengapa mereka melakukan suatu perbuatan. Maka dari itu, ajaklah mereka untuk berdiskusi agar mengetahui alasan dibalik pertengkaran yang terjadi.

Jadi, jika terjadi pertengkaran berkelanjutan dari kakak dan adik, maka lihatlah dari kedua sisi, jangan selalu membela sang Adik hanya karena ia lebih muda.

Damaikanlah mereka dengan memberi pengertian bahwa saudara itu harus saling menyayangi dan rukun. Jelaskan juga bahwa kita sangat bahagia jika mereka rukun.

๐ŸŒŸ Berikan kegiatan yang dapat meningkatkan kerja sama mereka

Saat mereka sudah berhasil menyelesaikan permasalahannya, ajarakan pada mereka untuk bekerja sama. Bukan hanya saat mereka selesai dalam permasalahannya, kita juga dapat menanamkan sikap saling bekerja sama disetiap kegiatan mereka.

Misalnya, bunda bisa menyuruh si Kakak untuk mencuci piring, sedangkan si Adik yang membasuh piring hingga kering.

Kompak, bukan?

๐ŸŒŸ Buat peraturan yang tegas

Jika perlu, buatlah peraturan untuk mereka. Agar lebih tegas lagi, buatlah peraturan tertulis. Isi peraturan tersebut adalah tentang larangan bertengkar berikut sanksinya jika peraturan itu dilanggar.

Buatlah sanksi yang positif dan mendidik. Misalnya sanksi membersihkan pekarangan rumah, pemotongan uang saku dan lain-lain.

Peraturan ini dibuat agar mereka mengingatnya saat mereka bertengkar. Jika mereka bisa memenuhi aturan tersebut maka pujilah mereka. Sehingga mereka merasa dihargai.

Nah, itulah hal yang dapat ayah dan bunda lakukan ketika anak-anak sering bertengkar. Jangan sampai dibiarkan terus menerus ya, karena hal tersebut dapat menimbulkan perselisihan di antara mereka hingga dewasa.

Haruskah Melarang Anak Menangis?

Setiap manusia pasti pernah menangis. Bukan hanya anak-anak, namun orang dewasa juga bisa merasakannya.

Pada dasarnya, melarang anak menangis bukan tindakan yang sepenuhnya salah, tapi harus dilihat juga usia sang anak.

Jika anak sudah bisa mengerti mana yang baik dan tidak, boleh saja melarangnya tapi dengan cara yang halus dan tepat.

Tahukah ayah dan bunda bahwa ternyata menangis juga ada manfaatnya loh! Mari kita simak:

๐Ÿ’ง Membuat anak tidur lebih cepat dan pulas

Saat si kecil mengantuk tetapi tak kunjung tidur biasanya ia akan mudah mencari gara-gara untuk melampiaskan kekesalannya dan pada akhirnya akan membuat anak menjadi menangis. Hal yang menarik, membiarkan anak menangis justru membuatnya menjadi tidur lebih cepat dan lebih pulas.

๐Ÿ’ง Anak bebas mengekspresikan perasaannya

Tidak selalu anak menangis karena ia anak yang cengeng. Sebab menangis adalah bentuk mengekspresikan perasaan yang sulit dikatakan.

Anak yang diberikan kebebasan mengungkap perasaan akan menjadi sosok yang mandiri dan kreatif. Selain itu, menangis membuat anak bisa merasa lega dan nyaman. Jadi, jika anak menangis biarkan saja untuk beberapa saat. Sampai ia puas melampiaskan perasaannya baru kemudian orangtua bisa menenangkannya.

๐Ÿ’ง Membangun kedekatan emosional

Menenangkan anak menangis akan menjadi momen membangun kedekatan emosional dengan anak. Anak jadi nyaman dengan orangtua untuk berbagi apa yang ia rasakan dan apa yang terjadi di dalam hidupnya. Anak merasa orangtua adalah tempat ia berbagi dan berlindung. Hal ini nantinya akan jadi bekal yang baik untuk lebih mengenal anak dan mencegahnya dari kegiatan negatif.

๐Ÿ’ง Meningkatkan imunitas

Menangis menjadi cara untuk si kecil mengungkapkan perasaan. Anak yang masih rentan dan sensitif tentu ingin mengungkapkan perasaannya, dan cara yang paling ia ketahui adalah dengan menangis. Jika mendengar anak menangis sebaiknya jangan dilarang bahkan dimarahi.

Karena dengan menangis artinya anak tidak memendam perasaan negatif. Dengan keluarnya perasaan negatif, secara alami tubuh akan lebih nyaman. Ketika bahagia dan tenang, tubuh akan memperbaiki kekebalan tubuh terhadap penyakit. Jadi menangis sangat sehat untuk kesehatan otak dan mental anak.

๐Ÿ’ง Anak menjadi lebih terbuka dan memiliki empati

Sikap orangtua yang tidak langsung memarahi anak atau meminta anak menghentikan tangis ternyata memberikan keuntungan bagi psikologis si kecil.

Ketika orangtua menerima anak yang sedang menangis, tidak memarahinya dengan kasar menyuruhnya diam, efek positifnya adalah anak jadi lebih terbuka.

Dengan sikap positif yang ditunjukkan orangtua ketika menghadapi anak yang menangis maka akan menjadi contoh yang baik bagi perilakunya. Anak akan terbiasa mengungkapkan emosi dan perasaannya.

Tentu hal ini akan membantu anak tidak tumbuh sebagai pribadi tertutup, keras hati dan tak punya empati. Sikap langsung memarahi anak akan membuat ia takut dan menjadi pribadi yang menutup diri.

Tapi sebaliknya, anak akan memiliki empati dalam menyikapi satu peristiwa karena perilaku yang dicontohkan orangtua saat menyikapi dirinya yang sedang menangis.

Semoga bermanfaat

Tips yang Dapat Ayah dan Bunda Lakukan Agar Anak-anak Tidak Bertengkar*

Copas

Salah satu permasalahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari yaitu persaingan yang terjadi pada hubungan saudara kandung atau sering disebut “sibling rivalry*. Banyak hal yang menjadi penyebabnya, terkadang orang tua bingung untuk menghadapinya. Nah, berikut ini tips yang bisa dilakukan ketika anak bertengkar:

๐ŸŒŸJangan menyaksikan pertengkaran mereka

Sebaiknya orangtua tidak perlu untuk menjadi penonton saat anak-anak sedang bertengkar. Hal tersebut bertujuan agar mereka tidak semakin mencari-cari perhatian dari kedua orang tua. Semakin menyaksikannya, maka semakin lama pula pertengkaran mereka berlangsung.

Jika yakin pertengkaran itu tak berbahaya, maka orang tua dapat meninggalkan ruangan dan membiarkan mereka menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa pembelaan dari ayah bunda pada salah satu pihak.

๐ŸŒŸ Menjadi penengah yang baik.

Ketika kakak dan adik bertengkar, sebaiknya amati terlebih dulu pertengkaran mereka. Ketika kita telah menemukan permasalahannya, maka kita dapat memberikan solusi yang terbaik bagi mereka. Tapi, ada aturan untuk menyampaikan solusi ini. Pertama berikan solusi ketika anak meminta, kedua berikan solusi ketika pertengkaran sudah ke arah bahaya, misalnya ketika salah satu anak melakukan kekerasan fisik.

Misalnya ketika kakak sedang bermain boneka, sedangkan adik juga menginginkan benda yang sama, maka bunda dapat memberikan waktu pada mereka untuk bergantian menggunakan mainan tersebut.

๐ŸŒŸ Ajarkan mereka bernegosiasi.

Saat usia anak semakin bertambah, maka kita perlu mengajarkan kakak dan adik untuk menyelesaikan masalahnya sendiri.

Ajarkan mereka bagaimana caranya berdamai dan menemukan win-win solution. Dalam hal ini bunda dapat berperan sebagai penengah saat mereka sedang bernegosiasi.

๐ŸŒŸ Mengalihkan perhatian mereka.

Ketika sedang bertengkar, kita dapat mengalihkan perhatian mereka dengan meminta bantuan untuk mengerjakan hal lain. Dengan begitu, pasti mereka akan lupa pada pertengkaran yang mereka lakukan sebelumnya.

Contoh, misalnya kita bisa ajak mereka untuk membereskan tempat tidur, menyiram tanaman dan lain-lain.

๐ŸŒŸ Stop membela salah satu dari mereka!

Setiap anak pasti memiliki alasan mengapa mereka melakukan suatu perbuatan. Maka dari itu, ajaklah mereka untuk berdiskusi agar mengetahui alasan dibalik pertengkaran yang terjadi.

Jadi, jika terjadi pertengkaran berkelanjutan dari kakak dan adik, maka lihatlah dari kedua sisi, jangan selalu membela sang Adik hanya karena ia lebih muda.

Damaikanlah mereka dengan memberi pengertian bahwa saudara itu harus saling menyayangi dan rukun. Jelaskan juga bahwa kita sangat bahagia jika mereka rukun.

๐ŸŒŸ Berikan kegiatan yang dapat meningkatkan kerja sama mereka

Saat mereka sudah berhasil menyelesaikan permasalahannya, ajarakan pada mereka untuk bekerja sama. Bukan hanya saat mereka selesai dalam permasalahannya, kita juga dapat menanamkan sikap saling bekerja sama disetiap kegiatan mereka.

Misalnya, bunda bisa menyuruh si Kakak untuk mencuci piring, sedangkan si Adik yang membasuh piring hingga kering.

Kompak, bukan?

๐ŸŒŸ Buat peraturan yang tegas

Jika perlu, buatlah peraturan untuk mereka. Agar lebih tegas lagi, buatlah peraturan tertulis. Isi peraturan tersebut adalah tentang larangan bertengkar berikut sanksinya jika peraturan itu dilanggar.

Buatlah sanksi yang positif dan mendidik. Misalnya sanksi membersihkan pekarangan rumah, pemotongan uang saku dan lain-lain.

Peraturan ini dibuat agar mereka mengingatnya saat mereka bertengkar. Jika mereka bisa memenuhi aturan tersebut maka pujilah mereka. Sehingga mereka merasa dihargai.

Nah, itulah hal yang dapat ayah dan bunda lakukan ketika anak-anak sering bertengkar. Jangan sampai dibiarkan terus menerus ya, karena hal tersebut dapat menimbulkan perselisihan di antara mereka hingga dewasa.

Antara Ada dan Tiada

Oleh Bunda Vanila

Pola mendidik yang diterapkan orang tua sangat mempengaruhi perkembangan dan bentuk perilaku anak. Tidak dipungkiri ada sebagian orang tua yang cenderung memberikan apa saja yang anak mau dan membiarkan tingkah laku anak yang tidak baik dan berbahaya sehingga anak terbiasa berbuat buruk tanpa rasa bersalah karena menganggapnya boleh-boleh saja.

Pada pola asuh ini orang tua hanya memenuhi kebutuhan fisik dasar anak saja tanpa memperhatikan kebutuhan makan, pakaian, tempat tinggal. Sementara tidak memenuhi kebutuhan psikologis dan emosional anak. Sebab orang tua tidak peduli dan jarang berinteraksi dengan anaknya. Orang tua cenderung cuek yang menyebabkan anak lambat lain merasa bahwa dirinya tidak penting dalam kehidupan orang tuanya.

Perlu diingat orang tua adalah figur penting dalam kehidupan anak. Namun, jika orang tua tidak mau peduli dengan anaknya dan melimpahkan peran yang menjadi tanggung jawabnya kepada pembantu, pengasuh, kakek/nenek, atau malah didik oleh gawai, televisi, dan games. Maka tak khayal keberadaan mereka seperti “antara ada dan tiada” dimata anak.

Mungkin orang tua ada di rumah dan berada di sisi sang anak, tapi sibuk dengan dunianya, berkomunikasi sekedarnya dan acuh dengan kehadiran anak serta tidak memberikan kebutuhan anak dalam hal perhatian dan kasih sayang. Ada raganya namun tidak jiwanya.

Sibuk dengan urusan pekerjaannya baik itu urusan kantor, pekerjaan rumah, gawai dan lainnya sehingga cenderung mengabaikan kebutuhan anak berupa perhatian, kebersamaan dan waktu berkualitas dengan anak.

Jangan sampai anak mencari figur lain yang salah, yang ia rasa lebih dapat menerima dan mengerti perasaannya. Lantas menyebabkan anak lebih memperhatikan figur tersebut menjadikan sebagai panutan ketimbang orang tuanya.

Yuk, tingkatkan bondong dengan anak dengan cara memperbaiki interaksi dan kualitasnya, hadir sepenuh hati untuk membersamai anak. โ˜บ๏ธ๐Ÿ’•๐Ÿ’•๐Ÿ’•

PTSMatahati

*Semoga bermanfaat*

Tahukah Apa Anugerah Terindah Dalam Hidup?

Jika kita berada di dalam sebuah pesawat, untuk melakukan sebuah perjalanan, tiba-tiba pesawat yang kita tumpangi mengalami musibah.

Mesin pesawat mengalami kerusakan, sehingga terpaksa harus mendarat darurat. Sayangnya, pesawat hanya bisa didaratkan di sebuah pelosok hutan belantara.

Semua penumpang selamat dan bisa keluar dari pesawat.

Namun, apa yang bisa dilakukan oleh para penumpang?

Semua penumpang hanya bisa berdiri tertegun melihat belantara hutan, dengan pepohonan yang tinggi menjulang, sangat rapat dan lebat.

Cahaya matahari nyaris tidak mampu menembus rapatnya daun-daun pepohonan. Keberadaan mereka sangat sulit untuk terlacak.

Tidak ada tanda-tanda kehidupan manusia. Tidak ada tanda-tanda setapak jalan yang bisa membantu untuk dapat keluar dari hutan.

Seluruh tanah tertutup rapat oleh semak belukar. Tidak dapat dibedakan lagi mana tanah tempat berpijak dan mana jurang dalam yang siap memerosokkan.

Seluruh komunikasi mati, tidak ada sinyal HP yang terdeteksi. Makanan yang tersedia hanya yang ada di dalam pesawat.

Hanya tinggal menunggu hari, tentu semua akan habis dikonsumsi.

Dalam kondisi seperti ini, apa yang paling dibutuhkan oleh para penumpang?

Jika para penumpang harus mencari-cari benda berharga di dalam pesawat, kira-kira benda berharga apa yang paling dibutuhkan untuk dapat menyelamatkan mereka dari jebakan hutan belantara yang sangat ganas dan mencekam tersebut?

Apakah segepok uang?

Apakah sekotak perhiasan?

Apa setumpuk pakaian mewah?

Tentu saja bukan!

Mengapa?

Sebab, semua barang berharga dan mewah tersebut tentu tidak dapat menyelamatkan mereka dari kungkungan hutan belantara.

Lantas, apa sesungguhnya benda berharga yang paling mereka butuhkan?

Mereka tentu berharap-harap ada sebuah kotak yang berisi benda berharga yang paling mereka butuhkan.

Kotak apa itu?

Sebuah kotak yang berisi gambar peta beserta kompasnya, yang bisa menunjukkan posisi mereka, sekaligus ada rute yang dapat menuntun mereka keluar dari hutan belantara dengan selamat.

Bisa selamat dari keterperosokan jurang yang dalam, maupun dari terkaman binatang yang buas yang mematikan, untuk menuju sebuah perkampungan manusia.

Apakah kotak tersebut mungkin ada di dalam pesawat?

Kalau tidak ada, bagaimana nasib mereka?

Demikianlah, itu hanyalah sebuah ibarat. Semua manusia yang lahir ke dunia, ibaratnya seperti penumpang pesawat tersebut.

Semua manusia yang lahir di dunia ini, sebenarnya seperti terjebak dalam belantara hutan yang sangat lebat. Dia tidak tahu jalan keluar.

Tidak ada satupun manusia (walaupun dengan kehebatan akalnya) bisa mengetahui:

Sebenarnya dia lahir ke dunia itu barasal dari mana?

Dia harus hidup di dunia ini untuk apa?

Dan, kalau sudah mati akan pergi kemana?

Tidak ada satupun manusia yang tahu, secerdas apapun, walaupun bergelar profesor sekalipun.

Lantas apa yang paling dibutuhkan oleh manusia?

Jawabnya: sebuah โ€œpetaโ€ yang dapat menuntunnya untuk dapat keluar dengan selamat dari ganasnya jebakan kehidupan dunia ini.

Jika manusia itu dapat menemukan โ€œpetaโ€ tersebut, tentu itulah anugerah terindah bagi kehidupan manusia.

Apakah โ€œpetaโ€ itu?

Tidak lain adalah Kitab Suci Al-Qurโ€™an yang telah diturunkan sebagai pentunjuk dan tuntunan bagi kehidupan manusia di dunia ini, agar dapat selamat hidupnya di dunia ini, maupun di akhirat kelak. Allah SWT berfirman:

ุดูŽู‡ู’ุฑู ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠูŽ ุฃูู†ุฒูู„ูŽ ูููŠู‡ู ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ู ู‡ูุฏู‹ู‰ ู„ู‘ูู„ู†ู‘ูŽุงุณู ูˆูŽุจูŽูŠู‘ูู†ูŽุงุชู ู…ู‘ูู†ูŽ ุงู„ู’ู‡ูุฏูŽู‰ ูˆูŽุงู„ู’ููุฑู’ู‚ูŽุงู†ู ๏ดฟูกูจูฅ๏ดพ

โ€œBulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)โ€ (Al-Baqarah: 185).

Itulah anugerah terindah dalam kehidupan di dunia ini.

Apakah kita sudah mensyukurinya?

Oleh: H. Dwi Condro Triono, Ph.D



#mekkahmadinah #haramain
#nabawimosque ๏Œน#hafidzquran
#sditmatahati
#deju_salju๏Œน๏น๏ˆ
#komikmuslimah
#yayasanhidayatuttauhid
#sditmatahatinagreg
#pks
https://youtu.be/9tWGCoueMyY
https://youtu.be/rRyuadmEd7U
https://youtu.be/Icdy344pfI0
https://dejusalju.blogspot.com/?m=1
https://mobileedukasikarakter.wordpress.com/
#jsitindonesia
#JSITKabupatenBandung
#jsit_indonesia #pemudahijrah
#jsitjabar #parenting
bit.ly/DejuSalju
https://m.youtube.com/watch?v=ZuTocfyVTpI&feature=youtu.be
#lagupositif #lagunasid #lagusholawat #laguanakindonesia
#iqomic #kartunislami #negeriakhirat #dailypathmuslimah #gadishijab #ramadhan #kartun_Muslimah #kajianislam #pksmuda
#akhwat

Balon kebahagian ada dalam berani memberi

Masya Allah..dapat sharing ini,sejukk baca nya ๐Ÿ’™๐Ÿ˜‡๐Ÿ‘Œ

Seorang guru yang bijaksana pernah membawa balon ke sekolah, menyuruh murid-muridnya untuk meniup dan menuliskan nama2 mereka masing2 di tiap balon. Setelah anak-anak melemparkan balon mereka ke aula, guru itu bergerak ke aula untuk mencampur semuanya.

Anak-anak diberi waktu lima menit untuk menemukan balon dengan nama mereka di atasnya, tetapi meskipun mereka mencari dengan panik, tidak ada yang menemukan balon mereka sendiri.

Kemudian guru tersebut menyuruh mereka untuk mengambil balon yang paling dekat dengan mereka dan memberikannya kepada orang yang namanya tertera di atasnya. Dalam waktu kurang dari dua menit, semua orang memegang balonnya sendiri.

Guru tersebut berkata kepada anak-anak ini, โ€œBalon-balon ini seperti kebahagiaan.

Engkau tidak akan menemukannya ketika dirimu hanya mencari milikmu sendiri. Tapi jika kita peduli dengan memberi kebahagiaan orang lain โ€ฆ itu pada akhirnya akan membantu kita menemukan kebahagiaan kita sendiri. “

Bahagia itu sederhana ..perlakukan orang lain seperti Kita ingin diperlakukan

Telinga diciptakan untuk lebih banyak mendengar ,Mulut di ciptakan untuk lebih berkata2 lembut, memberi semangat, menghibur, memuji, memaafkan,

Hindari dari berucap kata2 yg kasar, keras, menghina,membentak..dan intimidasi yg bisa melukai orang2 terdekat Dan sekitar anda..

copas

bahagia itu sederhana

PIKIRAN POSITIF

๐Ÿ’›๐Ÿ’›๐Ÿ’›๐Ÿ’›๐Ÿ’›๐Ÿ’›๐Ÿ’›

Ada yang mengatakan bahwa sesungguhnya medan peperangan terbesar berada di dalam PIKIRAN kita. Karena PIKIRAN itu sangat kuat, dan dapat memengaruhi jalan kehidupan kita.

Ada pepatah nasihat mengatakan:

โ–  Menabur pikiran akan menuai tindakan

โ–  Menabur tindakan akan menuai kebiasaan

โ–  Menabur kebiasaan akan menuai karakter

Dan, KARAKTER kita itu akan menentukan NASIB kita!

PIKIRAN kita, ibarat tanah, yang tidak pernah peduli terhadap jenis benih apa pun, yang hendak kita tanam.

“Jika kita menabur benih jagung, tanah akan meresponsnya, dengan menumbuhkan jagung.”

Apa pun yang kita tanamkan di dalam PIKIRAN, apakah itu hal baik atau hal buruk, maka PIKIRAN kita akan segera menerima, dan menumbuhkannya.

Sadar atau tidak, seringkali kita mengatakan hal buruk tentang diri sendiri, misalnya :

  • Hidupku Penuh Masalah
  • Aku Tidak Akan Berhasil
  • Sakitku Tidak Akan Sembuh
  • Aku Bodoh dan Miskin
  • Masa Depanku Suram, dsb.

Hal-hal negatif yang kita pikirkan dan ucapkan, akan direspons oleh PIKIRAN kita, dalam sikap & tindakan, yang pada gilirannya akan menghasilkan sesuatu, sama seperti yang kita tanamkan di dalam PIKIRAN kita.

Oleh sebab itu, TANAMKAN hal POSITIF di benak kita, maka kita akan menjadi Hebat. Peliharalah PIKIRAN secara BAIK & BENAR.

PIKIRAN POSITIF memiliki KEARIFAN untuk MEMBEDAKAN, mana yang BAIK & BENAR.

Mari BIASAKAN untuk selalu berpikir positif, seperti:

  • Saya sangat BERUNTUNG.
  • Hidupku PENUH BERKAH.
  • Saya PASTI MAMPU mengatasi masalah, apa pun itu.
  • Masa depanku PASTI cerah!
  • Hari ini dan hari-hari selanjutnya, saya jalani dengan penuh SEMANGAT!
  • Saya sangat BERSYUKUR atas apa yang saya miliki saat ini.
  • Allah SWT pasti membantu membukakan jalan!

Hidup adalah permainan pikiran. Kalau kita bisa mengelola pikiran kita, maka hidup kita akan SUKSES dan BAHAGIA.

โœ“ Musuh paling kejam adalah pikiran kita.
โœ“ Sahabat paling setia itu juga pikiran kita.

Kelolalah pikiran dengan baik, dan hiduplah dengan ketenangan, agar kita mampu meraih Sukses dan Bahagia.

โœฟ HATI Baik, itu seperti KEBUN,

โœฟ PIKIRAN Baik, itu AKARnya,

โœฟ PERKATAAN Baik, itu BUNGAnya.

โœฟ PERBUATAN Baik, itu BUAHnya.

Mari Selalu Bersyukur. ๐Ÿคฒ

๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป

#haramain #motivasi
#mekkahmadinah
#kalamulama ๏Œน#hafidzquran
#sditmatahati
#deju_salju๏Œน๏น๏ˆ
#komikmuslimah
#yayasanhidayatuttauhid
#sditmatahatinagreg
#pks
https://youtu.be/9tWGCoueMyY
https://youtu.be/rRyuadmEd7U
https://youtu.be/Icdy344pfI0
https://dejusalju.blogspot.com/?m=1
https://mobileedukasikarakter.wordpress.com/
#jsitindonesia
#JSITKabupatenBandung
#jsit_indonesia #pemudahijrah
#jsitjabar #parenting
bit.ly/DejuSalju
https://m.youtube.com/watch?v=ZuTocfyVTpI&feature=youtu.be
#lagupositif #lagunasid #lagusholawat #laguanakindonesia
#iqomic #kartunislami #negeriakhirat #stayathome #ramadhan #kartun_Muslimah #kajianislam #pksmudacom

PELEBUR DOSA

Suatu hari seorang pemuda menemui Rasulullah SAW dengan wajah gusar, nampak gelisah dan begitu khawatir. Perlahan pemuda tersebut menghampiri Rasulullah SAW dan bertanya:
โ€œWahai Rasulullah, betulkah segala perbuatan kita, baik maupun buruk, akan dibalas?
โ€Wajah pemuda tersebut sungguh risau.

Rasulullah dengan akhlak yang selalu saja terpancar dari wajahnya, tersenyum teduh & menjawab.. :
โ€œTentu saja, janji Allah itu pasti. Tiada yg lebih pasti dari janji-Nya.โ€
โ€œBarangsiapa mengerjakan kebaikan sekecil apa pun, niscaya dia akan mendapat balasannya dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat balasannya pula.โ€
โ€“ QS. Al Zalzalah: 7-8

Melihat wajah pemuda yang semakin gusar, Rasulullah pun bertanya:
โ€œWahai pemuda.. apakah gerangan yang membuatmu begitu risau? Dan mengapa kamu bertanya demikian?โ€

Pemuda itu pun menjawab dengan suara pelan :
โ€œWahai Rasulullah.. aku merisaukan perbuatan” dosaku yang aku pun tak sanggup menghitungnya. Sungguh berbuat dosa itu bisa sangat tak terasa. Aku khawatir akan balasannya di dunia maupun di akhirat kelak..

โ€Rasulullah kembali menatap pemuda tersebut dengan pandangan yang teduh dan senyum yang menentramkan hati, kemudian balik bertanya :
โ€œWahai pemuda.. kamu pernah sakit? Pernah dikhianti? Pernah tak enak hati? Pernah gundah tanpa sebab yang pasti? Pernah mendapat masalah yang besar?

โ€Mendengar rangkaian pertanyaan itu, pemuda tersebut mengangguk,
โ€œTentu saja pernah ya Rasulullah..

โ€Rasulullah semakin melembutkan suaranya :
โ€œSesungguhnya sakitmu, perasaan tak enak hatimu, kegundahan tanpa sebabmu, juga masalah” besarmu itu Allah hadirkan ke dalam kehidupanmu untuk menggugurkan setiap dosa yang kau khawatirkan itu.

โ€Mendengarnya,pemuda tersebut berurai air mata penuh syukur.

Bersyukur sangat dalam karena baru menyadari bahwa segala hal yang dianggapnya musibah dalam hidup, ternyata adalah karunia, yang dihadirkan untuk menggugurkan dosa”.


โœ๐Ÿผ Oleh :
Ustad Husnil Mubarrok

#haramain #motivasi
#mekkahmadinah
#kalamulama ๐ŸŒน#hafidzquran
#sditmatahati
#deju_salju๐ŸŒน๐Ÿน๐Ÿˆ
#komikmuslimah
#yayasanhidayatuttauhid
#sditmatahatinagreg
#pks
https://youtu.be/9tWGCoueMyY
https://youtu.be/rRyuadmEd7U
https://youtu.be/Icdy344pfI0
https://dejusalju.blogspot.com/?m=1
https://mobileedukasikarakter.wordpress.com/
#jsitindonesia
#JSITKabupatenBandung
#jsit_indonesia #pemudahijrah
#jsitjabar #parenting
bit.ly/DejuSalju
https://m.youtube.com/watch?v=ZuTocfyVTpI&feature=youtu.be
#lagupositif #lagunasid #lagusholawat #laguanakindonesia
#iqomic #kartunislami #negeriakhirat #stayathome #ramadhan #kartun_Muslimah #kajianislam #pksmuda

VidioPromosi

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai